Jumat
02 Oktober 2026 | 9 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Surabaya Bakal Peringati Kudatuli di 155 Titik

pdip-jatim-250722-yordan

SURABAYA – Peringatan peristiwa Dua Puluh Tujuh Juli (Kudatuli) 1996 akan serentak digelar hingga tingkat kampung di Kota Surabaya.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Yordan M Bataragoa menegaskan, peringatan peristiwa bersejarah tersebut akan diperingati hingga kelurahan.

Untuk menyiapkan momen penting itu, DPC PDI Perjuangan Surabaya menggelar rapat koordinasi di Gedung Wanita. Rapat koordinasi ini dihadiri seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang dan pengurus Ranting PDI Perjuangan se-Surabaya

Yordan mengatakan, peringatan peristiwa Kudatuli 1996 akan melibatkan seluruh tingkatan Ranting PDI Perjuangan di tiap kelurahan di Surabaya.

“Kami mengadakan acara peringatan Kudatuli ini selain di kantor DPC juga di tiap-tiap ranting. Jadi ada 154 titik ditambah dengan yang di DPC, berarti kita mengadakan acara di 155 titik secara serentak,” kata Yordan, Selasa (22/7/2025).

Acara peringatan itu akan berlangsung secara sederhana namun khidmat, berikut pemotongan tumpeng.

Lebih lanjut anggota DPRD Jawa Timur tersebut mengatakan, peringatan peristiwa Kudatuli 1996 juga menjadi ajang konsolidasi PDIP Surabaya sampai tingkat Ranting.

“Bagi kader kita harapkan, kader menjadi solid. Tidak hanya sekedar yang namanya tertulis di SK atau sekedar papan nama. Tapi betul-betul mereka juga terlibat dalam acara konsolidasi partai,” tuturnya.

Yordan menegaskan, supaya para kader PDI Perjuangan dimasa sekarang ini tetap ingat akan sejarah dan perjuangan partai.

“Para tokoh-tokoh senior partai sudah berjuang menentang orde baru bahkan berdarah-darah demi menjaga tegaknya demokrasi. Demi menjaga marwah kehormatan partai yang dipimpin Ibu Megawati Soekarnoputri,” tegasnya.

Yordan juga menjelaskan, peringatan peristiwa Kudatuli 1996 merupakan momentum refleksi bagi para kader PDI Perjuangan Surabaya, apakah sudah menjalankan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya.

“Apakah kita sudah menangis bersama rakyat seperti yang diminta oleh Ibu Megawati. Apakah kita sudah betul-betul memperjuangkan kesejahteraan rakyat seperti yang menjadi tujuan partai kita? Nah, itu yang mau kita refleksikan melalui peringatan Kudatuli ini,” terang Yordan.

Juga diharapkan, imbuhnya, para kader PDI Perjuangan bisa betul-betul menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Perda Pilkades Trenggalek Disahkan, Doding Rahmadi Ajak Warga Kawal Pelaksanaannya

TRENGGALEK – DPRD Kabupaten Trenggalek mengesahkan perubahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang ...
LEGISLATIF

PDI Perjuangan Soroti Ruang Fiskal Jember, Minta Anggaran Tak Berhenti di atas Kertas

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghitung ulang ruang ...
LEGISLATIF

DPR RI Kaji Kepastian Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

JAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) memunculkan persoalan baru di bidang hak kekayaan intelektual (HKI), ...
KRONIK

Kick Off Hari Santri 2026, Bupati Fauzi: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Menghargai Perjuangan para Pendahulu Kita

SUMENEP – Memperingati Hari Santri 2026, PCNU Sumenep resmi menggelar Kick Off Hari Santri 2026 di Aula Al-Ikhlas ...
KRONIK

Karhutla Gunung Botak Belum Padam Sepenuhnya, Wabup Ngawi Prioritaskan Permukiman Warga

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Botak, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, belum ...
KRONIK

Soroti Potensi Kenaikan Biaya Haji 2027, Ansari PDIP: Jangan Langsung Bebankan ke Rakyat

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta pemerintah tidak menjadikan kenaikan harga ...