Senin
17 Agustus 2026 | 6 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Junimart: Saya Tidak Pernah Serang Ahok, Saya Pendukung Ahok

pdip-jatim-junimart-girsang

pdip-jatim-junimart-girsangJAKARTA – Politisi PDI Perjuangan Junimart Girsang membantah tudingan yang menyebut dirinya menyerang bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Tudingan itu setelah Junimart melontarkan informasi ihwal dugaan adanya aliran dana Rp 30 miliar ke komunitas relawan “Teman Ahok” ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Junimart mengatakan, dirinya justru mengawal Ahok agar calon petahana itu tak dikelilingi orang-orang yang memanfaatkan ketidaktahuannya.

“Saya tidak pernah menyerang Ahok. Saya pendukung Ahok, pengawal Ahok,” kata Junimart di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Namun ia menegaskan dukungan tersebut merupakan dukungan pribadi sebagai anggota DPR dan warga Jakarta. Ia pun menampik tudingan dirinya hanya melontarkan tuduhan dengan membeberkan informasi terkait aliran dana tersebut ke publik.

Menurutnya, hal tersebut bukan lah tudingan melainkan dirinya menjalankan fungsi sebagai anggota dewan. Ia pun mengaku yakin dengan informasi tersebut karena KPK juga telah melakukan pengkajian terhadap informasi tersebut.

“Karena menurut narasumber dan hasil investigasi saya, narasumber ini sudah dimintai keterangan oleh KPK secara non pro justisia bahkan lebih dari sekali,” ujar dia.

“Makanya saya tanya KPK, kenapa berhenti? Langsung dijawab Pak Agus, KPK akan terbitkan sprinlidik baru,” tutur Anggota Komisi III DPR itu.

Junimart menyebutkan, ada aliran dana sebesar Rp 30 miliar yang mengalir ke Teman Ahok dari perusahaan pengembang reklamasi Pantai Utara, Jakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan Junimart dalam rapat kerja Komisi III dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Ruang Rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/6/2016).

“Kami dapat info ada dana pengembang reklamasi sebesar Rp 30 miliar untuk Teman Ahok. Dana tersebut disalurkan lewat Sunny dan Cyrus,” kata Junimart di ruang rapat Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu siang.

“Salah satu orangnya Cyrus. Kan dipecat. Kami bilang ke KPK biar ini berkembang,” lanjut dia.  Anggota Fraksi PDI Perjuangan itu mengaku memiliki dokumen terkait informasi tersebut. Namun, ia enggan menyebutkan dari mana informasi tersebut didapatkannya. (kompas)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Warga Kediri Berempati dan Doakan Korban Gempa NTT

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengajak masyarakat Kabupaten Kediri bersama-sama berempati dan ...
KABAR CABANG

Peringatan HUT Kemerdekaan, Widarto Serukan Kerja Nyata di Tengah Krisis Ekologi

JEMBER – DPC PDI Perjuangan Jember mengisi peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan membersihkan kawasan Pantai ...
KABAR CABANG

DPC Kabupaten Probolinggo Upacara HUT Ke-81 RI di Tepian Sungai Rabunan

KABUPATEN PROBOLINGGO — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia digelar dengan cara berbeda oleh DPC ...
LEGISLATIF

Novita Dorong Susu Trenggalek Tak Berhenti Jadi Komoditas Mentah

Novita Hardini mendorong Trenggalek mengolah susu lokal dari hulu hingga hilir agar nilai tambah ekonomi dinikmati ...
KABAR CABANG

Pimpin Upacara HUT RI, Abrari PDIP Ingatkan Pesan Bung Karno Soal Melawan Bangsa Sendiri

SUMENEP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menggelar upacara peringatan Hari Ulang ...
KABAR CABANG

Rayakan HUT Ke-81 RI, DPC Ngawi Gelar Upacara dan Lomba 17-an

NGAWI – Matahari pagi mulai meninggi ketika kader-kader PDI Perjuangan berkumpul di halaman Gedung Fatmawati DPC ...