Minggu
11 Oktober 2026 | 8 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Junimart: Saya Tidak Pernah Serang Ahok, Saya Pendukung Ahok

pdip-jatim-junimart-girsang

pdip-jatim-junimart-girsangJAKARTA – Politisi PDI Perjuangan Junimart Girsang membantah tudingan yang menyebut dirinya menyerang bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Tudingan itu setelah Junimart melontarkan informasi ihwal dugaan adanya aliran dana Rp 30 miliar ke komunitas relawan “Teman Ahok” ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Junimart mengatakan, dirinya justru mengawal Ahok agar calon petahana itu tak dikelilingi orang-orang yang memanfaatkan ketidaktahuannya.

“Saya tidak pernah menyerang Ahok. Saya pendukung Ahok, pengawal Ahok,” kata Junimart di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Namun ia menegaskan dukungan tersebut merupakan dukungan pribadi sebagai anggota DPR dan warga Jakarta. Ia pun menampik tudingan dirinya hanya melontarkan tuduhan dengan membeberkan informasi terkait aliran dana tersebut ke publik.

Menurutnya, hal tersebut bukan lah tudingan melainkan dirinya menjalankan fungsi sebagai anggota dewan. Ia pun mengaku yakin dengan informasi tersebut karena KPK juga telah melakukan pengkajian terhadap informasi tersebut.

“Karena menurut narasumber dan hasil investigasi saya, narasumber ini sudah dimintai keterangan oleh KPK secara non pro justisia bahkan lebih dari sekali,” ujar dia.

“Makanya saya tanya KPK, kenapa berhenti? Langsung dijawab Pak Agus, KPK akan terbitkan sprinlidik baru,” tutur Anggota Komisi III DPR itu.

Junimart menyebutkan, ada aliran dana sebesar Rp 30 miliar yang mengalir ke Teman Ahok dari perusahaan pengembang reklamasi Pantai Utara, Jakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan Junimart dalam rapat kerja Komisi III dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Ruang Rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/6/2016).

“Kami dapat info ada dana pengembang reklamasi sebesar Rp 30 miliar untuk Teman Ahok. Dana tersebut disalurkan lewat Sunny dan Cyrus,” kata Junimart di ruang rapat Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu siang.

“Salah satu orangnya Cyrus. Kan dipecat. Kami bilang ke KPK biar ini berkembang,” lanjut dia.  Anggota Fraksi PDI Perjuangan itu mengaku memiliki dokumen terkait informasi tersebut. Namun, ia enggan menyebutkan dari mana informasi tersebut didapatkannya. (kompas)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Fauzi Upayakan Pemulangan 9 Nelayan Sumenep yang Ditahan di Australia

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengupayakan pemulangan sembilan ...
HEADLINE

HUT ke-81 Jatim, Deni: Pembangunan Berhasil Jika Rakyat Ikut Maju dan Merasakan Manfaatnya

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari ...
KRONIK

Ratusan Kendaraan Dinas “Raib”, Andi PDIP Sebut Pemda Berpotensi Tanggung Kewajiban Pajak

BONDOWOSO – Sebanyak 409 kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab0) Bondowoso tidak diketahui ...
LEGISLATIF

Wiwin Minta Pemerintah Hitung Pasokan Bahan Baku Sebelum Bangun Pabrik Pakan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Wiwin Sumrambah mengingatkan pemerintah agar mengkaji kesiapan bahan ...
KRONIK

Buka AF Sport U-17, Bupati Achmad Fauzi Tekankan Pentingnya Karakter dan Sportivitas

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa pembinaan dan penjaringan atlet muda sepakbola ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Soroti Beban Industri Makin Berat, Pasokan Solar dan Pajak Jadi Keluhan

MAKASSAR – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menyoroti tekanan yang kian berat terhadap dunia usaha akibat ...