Senin
05 Oktober 2026 | 10 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Libatkan TNI/Polri, Pemkot Surabaya Akan Tindak Tegas Jukir Liar dan Premanisme

pdip-jatim-250603-ecah-sidak-minimarket

SURABAYA – Masalah perparkiran dan premanisme, belakangan menjadi isu yang menjadi sorotan di Kota Surabaya. Viralnya beberapa kasus terkait parkir disertai aksi premanisme dalam beberapa bulan terakhir menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, agar keamanan serta kenyamanan masyarakat bisa terjamin.

“Mulai sekarang tidak ada lagi preman, jukir liar lagi di Surabaya. Ayo warga Surabaya, kita lawan bareng premanisme di Surabaya. Ini kota kita, masa diinjak kita diam saja,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, saat sidak minimarket di kawasan Merr, Selasa (3/6/2025).

Demi memastikan tidak adanya juru parkir (jukir) liar hingga aksi premanisme, Pemkot Surabaya melalui jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Satpol PP Surabaya, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya akan bekerja sama dengan pihak TNI/Polri.

“Nanti akan kami sertakan nomor dari TNI, Polri maupun Pemkot Surabaya, sehingga nanti warga bisa melaporkan kesana,” ujar dia.

Eri juga menegaskan bahwa setiap tempat usaha harus punya tempat parkir serta bagi tempat usaha yang telah membayar pajak parkir wajib menyediakan jukir beratribut resmi dari perusahaan dan memastikan tidak ada lagi masyarakat yang membayar parkir.

“Setiap tempat usaha yang membayar pajak parkir maka saya minta toko itu menugaskan petugas parkir dengan menggunakan rompi khusus dari perusahaan dengan keterangan parkir gratis. Sehingga ketika ada yang parkir maka tidak perlu lagi membayar. Apabila tidak ditaati maka akan kami tutup usahanya,” tegasnya.

Eri juga menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya berencana untuk menentukan beberapa titik tertentu yang nantinya akan menggunakan metode parkir berlangganan.

Sehingga nantinya masyarakat tidak perlu lagi membayarkan parkir dengan uang tunai, tetapi dengan metode berlangganan dengan skema yang nantinya akan diatur.

“Titik-titik tertentu kita akan pakai parkir berlangganan, jangan bayar lagi dengan uang, tapi dengan karcis berlangganan, akan kami koordinasikan dengan TNI, Polri,” ungkap Eri.

Pemkot Surabaya juga akan melakukan sidak di beberapa lokasi, dimana nantinya akan dilakukan tindak pelanggaran yang akan dikenai tindak pidana ringan (Tipiring).

“Ada tipiring, kami minta KTP-nya dan akan kami proses ke Polrestabes,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Fatmawati Trophy 2026: Merawat Kesederhanaan Fatmawati Lewat Karya Budaya Jawa Timur

SURABAYA — Sebuah kebaya tidak selalu sekadar bicara tentang kain, motif, atau potongan busana. Di baliknya bisa ...
KRONIK

Di Brau, Secangkir Susu dan Seekor Anak Sapi Menjadi Cerita tentang Ekonomi Kerakyatan

BATU – Biasanya doorprize festival berupa sepeda, peralatan elektronik, atau voucher belanja. Namun Festival Nyusu ...
HEADLINE

Fatmawati Trophy 2026, Jatim Bawa Kearifan Lokal ke Panggung Nasional

Jawa Timur menyiapkan Banyuwangi, Kota Batu dan Trenggalek untuk Fatmawati Trophy 2026. Tak hanya desain, cerita ...
SEMENTARA ITU...

Haornas di Trenggalek, Doding Ajak Warga Jalan Sehat Sambil Jaga Lingkungan

TRENGGALEK – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 di Kabupaten Trenggalek tidak hanya menjadi momentum ...
LEGISLATIF

Deni Dorong Pemprov Jatim Bangun Basis Data Pasar Tradisional untuk Tepatkan Intervensi

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan Deni Wicaksono mendorong Pemprov Jatim menyusun ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Ingatkan Warga Surabaya Jangan Pinjamkan KTP untuk Beli Mobil atau Motor

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan warga agar tidak sembarangan meminjamkan Kartu Tanda ...