BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita bekerja sama dengan pelaku UMKM di Dusun Simbar, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, menggelar pelatihan kue basah.
Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2025, semangat gotong royong dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Menurut Sonny, kegiatan tersebut sebagai upaya menyuarakan semangat Bung Karno dalam memperkuat ekonomi rakyat dari tingkat desa.
“Setialah kepada sumbermu. Kekuatan kita harus tetap bersumber kepada kekuatan rakyat. Tetap apinya semangat rakyat,” ujar Sonny.
Kegiatan ini juga mempertegas komitmen Sonny terhadap penguatan UMKM, khususnya yang digerakkan oleh perempuan desa.
“UMKM adalah tulang punggung bangsa. Apa yang dilakukan ibu-ibu di sini adalah pengejawantahan langsung dari ajaran Bung Karno: ekonomi berdikari dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat,” terang Sonny.
Selain dukungan politik dan moral, Sonny juga mendorong agar kegiatan semacam ini mendapatkan fasilitas pelatihan, akses pasar, hingga penguatan permodalan dari pemerintah pusat maupun daerah.
Sementara penggerak UMKM perempuan, Ning Ayik Moebtadie, mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti puluhan anggota komunitas, yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil.
Mereka memproduksi aneka kue basah, seperti klepon, kue lapis, dan kue lumpur, sebagai simbol kekayaan kuliner lokal sekaligus bentuk nyata dari ekonomi berbasis budaya.
Berlokasi di Jalan Hasanudin No. 13, kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi antaranggota dalam hal pengetahuan pengolahan makanan higienis, teknik pemasaran digital, serta pengemasan produk UMKM.
“Kami ingin perempuan desa tidak hanya menjadi penonton dalam ekonomi, tetapi pelaku aktif. Lewat usaha kue basah ini, kami berdaya dan sekaligus melestarikan kearifan lokal,” tutur Ning Ayik. (ars/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











