Jumat
09 Oktober 2026 | 8 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Ngawi Siapkan Lapangan Kerja untuk Perantau Terkena PHK

IMG-20250527-WA0017_copy_844x570

NGAWI – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia turut menjadi perhatian Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko. Ia memastikan pemkab terus memantau kondisi tenaga kerja, khususnya warga Ngawi yang kemungkinan terdampak PHK di luar daerah.

“Hingga saat ini, belum ada laporan PHK dari sektor industri di Kabupaten Ngawi. Namun, bisa saja ada warga Ngawi yang terkena PHK dari luar daerah dan kemudian pulang kampung,” ujar Wabup Antok, Rabu (28/5/2025).

Menghadapi potensi gelombang PHK tersebut, Pemkab Ngawi telah menyiapkan dua skema penanganan. Pertama, melalui penyerapan tenaga kerja di sektor industri lokal yang sedang tumbuh. Kedua, pemberdayaan masyarakat melalui pertanian modern.

Wabup Antok optimistis, sektor industri yang berkembang di Ngawi mampu menyerap tenaga kerja lokal, termasuk mereka yang terdampak PHK di luar daerah. Terlebih, banyak dari mereka telah memiliki pengalaman kerja yang relevan.

“Pekerja yang sudah punya pengalaman tentu bisa jadi prioritas bagi industri di Ngawi, sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” terangnya.

Di sisi lain, sektor pertanian modern juga menjadi fokus Wabup Antok dalam menciptakan lapangan kerja baru, terutama bagi generasi muda. Ia mendorong pengenalan teknologi pertanian seperti urban farming, program petani milenial, dan konsep pertanian berbasis inovasi.

“Pertanian bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi anak-anak muda. Caranya dengan mengenalkan dengan masif program-program pertanian kepada anak-anak muda,” ujarnya.

Dengan pengenalan yang masif, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi itu yakin, anak-anak muda tidak lagi canggung dengan pertanian. Terlebih Kabupaten Ngawi saat ini tengah fokus menjadi daerah lumbung padi nasional.

“Tujuan kita menjadikan Ngawi sebagai lumbung pangan, maka pertanian harus kita dongkrak. Sehingga PDRB bisa naik, dan dampaknya bisa benar-benar dirasakan. Misalnya kemiskinan menurun, IPM naik, pengangguran turun dan lainnya,” pungkas Wabup Antok. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Said Abdullah Dukung Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani di Malang untuk Pendidikan Karakter

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan ...
LEGISLATIF

Tinjau Talud Penahan Banjir Sungai Temon, Doding Rahmadi Targetkan Rampung Akhir Desember

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi meninjau progres pembangunan talud penahan banjir di ...
KRONIK

Konsolidasi di Kabupaten Malang, Said Abdullah Ingatkan Kader Jaga Amanah Rakyat

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mengingatkan pentingnya membangun paradigma baru ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kedekatan Partai dengan Rakyat Harus Hadir Setiap Hari, Bukan Hanya Saat Pemilu

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah menegaskan kedekatan partai politik dengan rakyat ...
KRONIK

Luncurkan Teman Lansia, Bupati Ipuk Pastikan Warga Senior Rentan Tak Luput dari Layanan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperkuat perhatian kepada warga lanjut usia (lansia), ...
LEGISLATIF

Amithya Soroti Urgensi Retreat Kepala Sekolah Kota Malang di Tengah Efisiensi Anggaran

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta Pemerintah Kota Malang mengkaji ulang ...