Minggu
14 Juni 2026 | 12 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Turunkan AKI, AKB dan Stunting, Bupati Sugiri akan Beri Bendera Penanda untuk Ibu Hamil

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-22052025

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus berupaya untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI), kematian bayi (AKB) dan stunting.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengatakan bahwa untuk menurunkan AKI, AKB dan stunting butuh kerja sama oleh seluruh elemen lintas sektor. Pihaknya pun menargetkan angka prevalensi stunting turun 2 persen setiap tahun.

“Ini butuh kerja keroyokan semua masyarakat bertanggung jawab menekan stunting. Target saya tiap tahun turun 2 persen. Maka dengan cara mulai dari married, siapa yang hamil, melahirkan, didata by name by address,” ujar Sugiri.

Hal itu disampaikan Sugiri seusai penandatangan kesepakatan bersama menekan tiga hal tersebut melalui program Besti Pren (Bumil Sehat, Stunting Turun didampingi Pendamping Keren) dan Gebrak UKS Pren (Gerakan Bersama dan Kewirausahaan dalam Meningkatkan Upaya Kesehatan Sekolah Pelajar Keren).

Acara yang digelar di Gedung Sasana Praja Ponorogo itu dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, dan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dan keagamaan, yang ikut menandatangani nota kesepakatan, pada Kamis (22/5/2025).

Sugiri juga menjelaskan, untuk memantau masyarakat yang hamil maupun melahirkan, pihaknya melalui Dinas Kesehatan akan memberikan tanda berupa bendera yang dipasang di depan rumah.

Jika ibu hamil sehat, maka akan diberi bendera hijau. Lalu yang sedikit membutuhkan perhatian diberi bendera kuning, dan yang sangat membutuhkan perhatian khusus diberi bendera oranye.

“Nanti dikasih lampion atau bendera biar dokter, lurah, karang taruna, semuanya ngerti. Nanti kita siapkan tahun ini susu khusus stunting untuk ibu hamil,” jelas Sugiri.

“Agar semuanya paham hingga gerak serentak agar percepatan penurunan stunting siginifikan bukan karena angka saja. Bayi yang lahir biar sehat dan cerdas-cerdas, akhlaknya baik,” tandas politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Diah Ayu Puspitaningarti, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama dalam penurunan dan pencegahan kematian ibu, kematian bayi dan stunting.

“Diharapkan program ini bisa terlaksana dan terpantau secara berjenjang, mulai dari kabupaten, kecamatan sampai desa,” tandas Diah. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses, Warga Ngariboyo Magetan Usul Pelebaran Jalan Hingga Peralatan Pesta

MAGETAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofyan, ...
KABAR CABANG

Ziarah Bung Karno dan Peresmian Hasil Renovasi Istana Gebang, Banteng Blitar Siapkan Penyambutan Megawati

BLITAR – Menjelang kunjungan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ke Blitar pada 14-15 Juni 2026, DPC ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Surabaya Siapkan Kader Gen Z Hadapi Era Politik Digital

DPC PDI Perjuangan Surabaya menggelar Pelatihan Komunikasi Politik Kader Gen Z dalam rangka Bulan Bung Karno 2026. ...
KABAR CABANG

231 Pengurus PAC Se-Lumajang Dilantik, Komposisi Kader Gen Z dan Perempuan Capai 78 Persen

LUMAJANG – DPC PDI Perjuangan Lumajang menggelar proses pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan ...
HEADLINE

Puncak Bulan Bung Karno 2026, Megawati Resmikan Hasil Renovasi Istana Gebang di Blitar

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dijadwalkan meresmikan hasil renovasi Istana Gebang di Blitar pada ...
KABAR CABANG

Warga Sumberbiru Berterima Kasih, PDIP Bondowoso Salurkan Air Bersih Saat Kemarau

Warga Dusun Sumberbiru, Bondowoso, menyampaikan terima kasih atas bantuan air bersih dan sembako dari DPC PDI ...