Jumat
03 Juli 2026 | 10 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua DPRD Ngawi Atensi Kasus Bunuh Diri di Karangjati, Berharap Ada Pendampingan Keluarga

IMG-20250430-WA0042

NGAWI – Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko (King) menaruh perhatian khusus atas kejadian bunuh diri seorang warga di Kecamatan Karangjati. Pak King berharap ada pendampingan bagi keluarga korban.

Bentuk perhatian Ketua DPRD Kabupaten Ngawi dengan mendatangi kantor Desa Dungmiri, Kecamatan Karangjati, sebagai bagian dari memperoleh klarifikasi atas kejadian tersebut. Pak King, ingin mendapatkan informasi secara detail perihal peristiwa hingga profil keluarga yang ditinggalkan.

Hasil klarifikasi dengan perangkat desa setempat ditemukan bahwa, warga yang nekat mengakhiri hidup itu diketahui tengah mengalami depresi.

Goncangan jiwa itu disebabkan karena kakak kandung mengalami sakit tetanus dan harus dirawat intensif di RSUD Ngawi. Kabar yang beredar, pelaku bunuh diri merasa tidak mampu menanggung biaya perawatan.

“Kejadian ini sebagai musibah yang tidak dapat diantisipasi,” kata Pak King, Rabu (30/4/2025).

Pelaku bunuh diri diketahui hanya tinggal berdua dengan kakak kandungnya yang saat ini tengah dirawat intensif. Secara ekonomi, keluarga ini tergolong tidak mampu.

Keduanya hanya mengandalkan pekerjaan serabutan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Kendati begitu, keluarga itu juga telah masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial.

“Ketika kakak kandungnya mengalami sakit tetanus dan harus dirawat, pelaku ternyata down, bisa dikatakan mengalami depresi,” ujar Pak King.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi itu juga menyebut, saat itu pihak desa dan lingkungan telah berupaya menenangkan. Berbagai pendampingan telah dilakukan, namun peristiwa nahas itu tetap terjadi.

“Kejadian ini sangat memperihatinkan. Ketika ada warga yang mengalami depresi, namun terdapat keterlambatan penanganan atau bisa dikatakan kecolongan,” ujarnya.

Pak King berharap, akan ada perhatian serius dari pemerintah atas kejadian ini. Utamanya kepada kakak kandung pelaku yang saat ini masih dirawat di rumah sakit.

“Jangan sampai kakak pelaku mengalami depresi juga. Harapan saya, pemerintah desa, lingkungan, dan dinas terkait melakukan pendampingan kepada keluarga.

“Termasuk memperhatikan kehidupan ekonomi, dan sosial keluarganya,” pungkas Pak King. (and/hs)

Berita di atas menjadi pengingat, jika Anda atau orang terdekat mengalami depresi, segera hubungi layanan konseling atau tenaga profesional untuk mendapat pertolongan.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini Desak Pemerintah Wajibkan Platform Digital Punya Dana Jaminan untuk Lindungi Seller UMKM

Novita Hardini mendesak pemerintah mewajibkan platform digital memiliki escrow fund atau dana jaminan untuk ...
KRONIK

Bupati Ipuk Ajak Seluruh Stakeholder Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan

BANYUWANGI – Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah, pemangku kesehatan daerah diharapkan bisa ...
KRONIK

Kejurprov Voli Pantai U-17 2026 di Sumenep, Saatnya Atlet Muda Tunjukkan Kemampuan Terbaik

SUMENEP – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Voli Pantai U-17 2026 di Kabupaten Sumenep, sebagai momentum strategi ...
LEGISLATIF

Ketua Komisi E DPRD Jatim Dorong Percepatan Renovasi GOR Velodrome Malang

Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno mendorong percepatan renovasi GOR Velodrome Malang serta ...
PEMILU

Sinung Sudrajad: Pilkada Langsung Perkuat Legitimasi Pemerintahan Daerah

PDI Perjuangan Bondowoso menilai pilkada langsung memperkuat legitimasi pemerintahan daerah karena kepala daerah ...
LEGISLATIF

Novita Minta Pembangunan KEK Pariwisata Tak Hanya Kejar Investasi, Hak Masyarakat Harus Dilindungi

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta pemerintah memperbaiki tata kelola KEK Pariwisata agar tidak hanya ...