Selasa
21 Juli 2026 | 9 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Program Sekolah Rakyat Dimatangkan, Indriani Dukung Penuh Realisasi di Madura

PDIP-Jatim-Indriani-26042025

SUMENEP – Pemerintah terus mematangkan rencana pelaksanaan Sekolah Rakyat (SR), program pendidikan yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini dijadwalkan mulai berjalan pada tahun ajaran 2025–2026.

Sekolah Rakyat dirancang untuk membantu percepatan pengentasan kemiskinan dengan skema pembiayaan penuh oleh negara. Mulai dari biaya pendidikan, seragam, makanan, hingga akomodasi, seluruhnya akan ditanggung oleh pemerintah.

Inisiatif ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi E DPRD Jatim, Indriani Yulia Mariska, menyatakan bahwa program Sekolah Rakyat sangat dibutuhkan, terutama bagi masyarakat kurang mampu.

“Kami sangat mendukung adanya Sekolah Rakyat. Ini adalah langkah konkret untuk mengatasi kemiskinan, khususnya di Jawa Timur,” ujar Indriani, Sabtu (26/4/2025).

“Tentu kami juga siap memberikan masukan agar program ini dapat berjalan dengan optimal,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Ia juga menekankan pentingnya kejelasan tata kelola program agar pelaksanaannya tidak tumpang tindih dengan sekolah-sekolah yang sudah ada.

Menurutnya, koordinasi antarinstansi, termasuk penentuan leading sektor apakah tetap di bawah Kementerian Sosial atau melibatkan APBD, harus diperjelas sejak awal.

“Mulai dari tata laksana, manajemen, hingga pendanaan perlu dikaji dengan baik. Harapannya, semua anak dari keluarga kurang mampu benar-benar bisa mendapatkan masa depan yang lebih baik lewat program ini,” tambahnya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini berharap Sekolah Rakyat dapat hadir di seluruh kabupaten di Pulau Madura. Terutama di Sumenep yang memiliki banyak wilayah kepulauan dengan akses pendidikan yang masih terbatas.

“Saya berharap daerah-daerah di Madura, termasuk wilayah kepulauan di Sumenep, bisa menjadi bagian dari pelaksanaan program ini. Banyak anak di daerah kami yang masih kesulitan mengakses pendidikan karena faktor ekonomi dan geografis,” terangnya.

“Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, tidak ada lagi alasan bagi anak-anak Madura untuk putus sekolah,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...