Sabtu
31 Oktober 2026 | 11 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ijazah SMAN/SMKN Tertahan di Sekolah, Hari Yulianto Imbau Alumni Segera Ambil

IMG_3082_copy_685x484

SIDOARJO – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Hari Yulianto mengajak warga Sidoarjo lulusan SMAN atau SMKN yang ijazahnya tertahan untuk segera mengambil di sekolah masing-masing.

Ajakan disampaikan Hari Yulianto kepada ratusan peserta acara sosialisasi bertajuk Pentingnya Legalitas Usaha Bagi UMKM di Balai Desa Ngingas Kecamatan Waru, Senin (21/4/2025) sore.

Menurut dia, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur telah menginstruksikan kepada SMA dan SMK Negeri se-Jawa Timur untuk tidak menahan ijazah para murid yang telah lulus.

“Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Bapak Aries Agung Paewai juga secara tegas melarang pihak sekolah memungut biaya dalam proses pengambilan ijazah.”

“Jadi silahkan dimanfaatkan kesempatan yang baik ini, bagi bapak dan ibu yang ijazah putra atau putrinya masih tertahan di sekolah, segera saja untuk mengambil,” imbuh Hari dalam pidatonya membuka acara sosialisasi tersebut.

Tak hanya ajakan kepada warga. Hari Yulianto telah membentuk tim untuk melakukan pengawasan sekolah-sekolah mana saja yang aktif maupun tidak dalam proses ini.

Melalui timnya, pria yang juga Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini menyebarluaskan informasi terkini perihal instruksi terbaru dari Pemprov Jatim terkait ijazah tertahan di sekolah kepada jaringannya di 18 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo.

Hari juga membentuk tim cyber untuk memantau geliat SMAN atau SMKN dalam mempublikasikan penyerahan ijazah tertahan melalui website atau akun resmi masing-masing sekolah.

“Hasil pemantauan tim cyber kami, ada 9 SMAN/SMKN yang mengunggah perihal penyerahan ijazah melalui website atau akun resmi masing-masing,” kata Hari Yulianto yang akrab disapa Keceng ini.

Antara lain, SMAN 3 Sidoarjo, SMAN 1 Krian, SMAN 1 Waru, SMAN 1 Gedangan, SMAN 1 dan Prambon. Berikutnya, SMAN 1 Taman, SMKN 1 Buduran, SMKN 3 Buduran.

“Pengumuman kepada seluruh alumni SMAN 3 Sidoarjo, diharap untuk segera mengambil ijazah. Pengambilan tanpa syarat apapun/gratis,” tulis akun instagram sman3sda seperti ditunjukkan Hari Yulianto.

Sementara 10 SMAN/SMKN lainnya, terpantau dari akun media sosial resmi mereka yang terdaftar dalam laman data pokok pendidikan (dapodik) tidak ditemukan unggahan perihal pengambilan ijazah.

“Hasil pemantauan tim, akun-akun sepuluh sekolah ini terakhir kali memposting setahun lalu. Bisa jadi akun tidak terkelola dengan baik,” kata Hari.

Namun, Hari berprasangka positif sekolah-sekolah ini mengumumkannya melalui saluran lain. “Tapi kami akan cek melalui relawan-relawan kami di lapangan,” pungkas Hari Yulianto. (hd/ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Pencipta Gim, Buka Peluang Ekonomi Digital

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan peluang ...