Kamis
15 Mei 2025 | 1 : 29

Ijazah SMAN/SMKN Tertahan di Sekolah, Hari Yulianto Imbau Alumni Segera Ambil

IMG_3082_copy_685x484

SIDOARJO – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Hari Yulianto mengajak warga Sidoarjo lulusan SMAN atau SMKN yang ijazahnya tertahan untuk segera mengambil di sekolah masing-masing.

Ajakan disampaikan Hari Yulianto kepada ratusan peserta acara sosialisasi bertajuk Pentingnya Legalitas Usaha Bagi UMKM di Balai Desa Ngingas Kecamatan Waru, Senin (21/4/2025) sore.

Menurut dia, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur telah menginstruksikan kepada SMA dan SMK Negeri se-Jawa Timur untuk tidak menahan ijazah para murid yang telah lulus.

“Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Bapak Aries Agung Paewai juga secara tegas melarang pihak sekolah memungut biaya dalam proses pengambilan ijazah.”

“Jadi silahkan dimanfaatkan kesempatan yang baik ini, bagi bapak dan ibu yang ijazah putra atau putrinya masih tertahan di sekolah, segera saja untuk mengambil,” imbuh Hari dalam pidatonya membuka acara sosialisasi tersebut.

Tak hanya ajakan kepada warga. Hari Yulianto telah membentuk tim untuk melakukan pengawasan sekolah-sekolah mana saja yang aktif maupun tidak dalam proses ini.

Melalui timnya, pria yang juga Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini menyebarluaskan informasi terkini perihal instruksi terbaru dari Pemprov Jatim terkait ijazah tertahan di sekolah kepada jaringannya di 18 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo.

Hari juga membentuk tim cyber untuk memantau geliat SMAN atau SMKN dalam mempublikasikan penyerahan ijazah tertahan melalui website atau akun resmi masing-masing sekolah.

“Hasil pemantauan tim cyber kami, ada 9 SMAN/SMKN yang mengunggah perihal penyerahan ijazah melalui website atau akun resmi masing-masing,” kata Hari Yulianto yang akrab disapa Keceng ini.

Antara lain, SMAN 3 Sidoarjo, SMAN 1 Krian, SMAN 1 Waru, SMAN 1 Gedangan, SMAN 1 dan Prambon. Berikutnya, SMAN 1 Taman, SMKN 1 Buduran, SMKN 3 Buduran.

“Pengumuman kepada seluruh alumni SMAN 3 Sidoarjo, diharap untuk segera mengambil ijazah. Pengambilan tanpa syarat apapun/gratis,” tulis akun instagram sman3sda seperti ditunjukkan Hari Yulianto.

Sementara 10 SMAN/SMKN lainnya, terpantau dari akun media sosial resmi mereka yang terdaftar dalam laman data pokok pendidikan (dapodik) tidak ditemukan unggahan perihal pengambilan ijazah.

“Hasil pemantauan tim, akun-akun sepuluh sekolah ini terakhir kali memposting setahun lalu. Bisa jadi akun tidak terkelola dengan baik,” kata Hari.

Namun, Hari berprasangka positif sekolah-sekolah ini mengumumkannya melalui saluran lain. “Tapi kami akan cek melalui relawan-relawan kami di lapangan,” pungkas Hari Yulianto. (hd/ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Depo Sampah Telang Dikeluhkan Warga, Bupati Lukman Gerak Cepat Lakukan Ini

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, meninjau langsung kondisi depo sampah di pinggir Jalan Raya Telang, ...
EKSEKUTIF

Optimalkan Pelayanan Masyarakat, Mas Ipin Lantik 992 ASN Kabupaten Trenggalek

TRENGGALEK – Bupati TmMochamad Nur Arifin melantik 992 orang aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Trenggalek ...
KRONIK

Banyuwangi akan Bangun 3 Fasilitas Pengolahan Sampah Berkapasitas 260 Ton, Didukung Austri dan UEA

BANYUWANGI – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dalam melakukan pengolahan sampah secara sirkular ...
SEMENTARA ITU...

Candra: Cagar Budaya di Jember Butuh Perlindungan

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto berharap Pemerintah Kabupaten Jember dapat melestarikan ...
EKSEKUTIF

Ini Alasan Eri Cahyadi Haramkan Sekolah Negeri di Surabaya Gelar Wisata-Wisuda

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi kembali menegaskan larangan menggelar wisuda maupun wisata akhir sekolah, ...
SEMENTARA ITU...

Sepakbola Kades Cup I Lumajang Sukses Tanpa Tawuran, Babak Final Dibuka Wabup

LUMAJANG – Turnamen Sepakbola Kades Cup I, memasuki babak final, Selasa (13/5/2025). Acara dihelat sejak 11 April ...