Sabtu
20 Juni 2026 | 9 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Temukan Camilan Terindikasi Boraks, Ning Ita Imbau Masyarakat Lebih Berhati-hati

pdip-jatim-250320-ningita-sidak-toko-2

MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita melakukan inspeksi mendadak (sidak) beberapa toko dan swalayan di Kota Mojokerto.

Ning Ita mengecek langsung aneka produk makanan dan minuman yang terpajang di lokasi penjualan. Dia didampingi Kepala Diskopukmperindag Ani Wijaya dan Kepala Dinkes PPKB dr Farida Mariana.

Dalam temuannya, setidaknya terdapat 3 produk camilan yang terindikasi mengandung boraks atau bahan kimia pembersih. Sementara beberapa yang lain, kurang layak edar karena cacat packaging.

Saat sidak di sebuah swalayan misalnya, Ning Ita menemukan produk susu atau krimer yang kemasannya rusak. “Maka kami berikan saran kepada pengelola toko untuk ditarik karena itu berbahaya,” terangnya kepada wartawan di lokasi, Kamis (20/3/2025).

Di lokasi yang sama, petugas juga menguji kandungan formalin dan boraks terhadap sampel sejumlah makanan. Hasilnya, 3 produk makanan ringan terindikasi mengandung boraks, yakni 2 kerupuk rambak dan 1 camilan ceker ayam.

“Kami temukan 3 produk makanan siap konsumsi yang terindikasi kandungan boraksnya melebihi batas maksimal yang diperbolehkan untuk dikonsumsi manusia,” ungkapnya.

Sidak ini digelar Pemkot Mojokerto saat masyarakat banyak belanja makanan dan minuman untuk Hari Raya Idul Fitri. Tujuannya tak lain untuk menjamin mamin yang beredar di Kota Mojokerto aman dikonsumsi masyarakat.

Ning Ita mengimbau masyarakat lebih jeli sebelum membeli mamin, baik untuk dikonsumsi sendiri maupun parsel lebaran.

“Harus dicek dengan lebih hati-hati, mulai dari edar dari BPOM, kalau muslim ada label halal, tanggal kedaluwarsa. Sehingga bisa memenuhi keamanan untuk dikonsumsi manusia,” tuturnya.

Sementara itu, dr Farida menambahkan, 3 produk makanan ringan yang terindikasi mengandung boraks itu langsung ditarik dari peredaran.

Pihaknya juga membawa sampel ketiga produk ke Labkesda Kota Mojokerto dan memberi pembinaan kepada produsennya.

“Ini tadi masih terindikasi ya, nanti kami tindaklanjuti ke labkesda apakah positif boraks atau tidak,” jelasnya. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Soekarno Cup 2026 Jadi Ajang Jaring Bibit Atlet Voli Muda Blitar Raya

Turnamen Bola Voli Soekarno Cup 2026 di Kabupaten Blitar menjadi ajang menjaring bibit atlet muda berbakat dari ...
SEMENTARA ITU...

KONI Trenggalek Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi lewat Uprintis Futsal League 2026

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi berharap Uprintis Futsal League 2026 melahirkan bibit atlet berprestasi yang ...
KRONIK

Bupati Bangkalan: Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 Momentum Strategis

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa menjadi tuan rumah penutupan Munas Alim Ulama dan ...
KABAR CABANG

Ruang Ekspresi, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar Banteng Musik Jalanan dalam rangka Bulan Bung Karno 2026. ...
KRONIK

Kunjungi KKP, Bupati Fauzi Usulkan Pagerungan Kecil Jadi Kawasan Pengembangan Industri Perikanan

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, melakukan kunjungan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan ...
KRONIK

Peringati Bulan Bung Karno 2026, Mas Wabup Dirham Ajak Gen Z Lamongan Melek Teknologi dan Rawat Alam

LAMONGAN – Peringatan Bulan Bung Karno 2026 di Kabupaten Lamongan dikemas secara adaptif dan futuristik. DPC PDI ...