Sabtu
01 Agustus 2026 | 3 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Usulkan Kawasan Kuliner Kedungdoro Jadi Destinasi Wisata PKL

pdip-jatim-250307-EC2

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berharap pedagang kaki lima atau PKL di Kota Pahlawan bisa ditata lebih baik lagi. Dia mencontohkan kawasan Kedungdoro yang dikenal sebagai lokasi kuliner pada malam hari yang berpotensi menjadi wisata kuliner.

“Kalau bisa jadi tempat wisata sekalian, wisata PKL, makanannya enak-enak tapi bersih. Sehingga orang makan di sana, dari luar kota ataupun luar negeri, dikenal karena kebersihan. Entah nanti dibuatkan wastafel di lokasi tertentu,” kata Eri Cahyadi di Surabaya, Rabu (12/3/2025).

Kawasan Kedungdoro yang dikenal sebagai lokasi kuliner pinggir jalan harapannya dapat ditata lebih baik lagi. Sebagai contoh dengan posisi berjualan dengan penempatan duduk pengunjung yang bisa dilakukan di pedestrian sehingga masyarakat lebih nyaman.

“Seperti Kedungdoro, itu sudah menjadi ikonnya Kota Surabaya, maka bagaimana menatanya mereka (yang berjualan) tidak di atas pedestrian. Sebab sekarang masih di atas pedestrian. Jadi sekarang dibalik dia jualan di jalannya, duduknya di pedestrian, jadi dibalik,” ujar dia.

Eri mengusulkan agar ada penyelarasan ukuran lokasi berjualan. Pemkot juga dapat menyediakan lubang untuk tiang terop berjualan sehingga memudahkan penjual dan juga lokasi tersebut dapat lebih rapi.

“Edukasi mereka, yang berjualan di Kedungdoro itu berapa, kemudian tiangnya itu ukuran berapa kali berapa, samakan semua. Sehingga nanti tiang itu dikasih lubang di jalannya, kalau sudah selesai berjualan lubang itu ditutup kembali, kita edukasi seperti itu,” tuturnya.

Dia menegaskan bahwa para pedagang juga harus bertanggung jawab atas standnya masing-masing dengan menjaga kebersihan.

“Pastikan mereka harus membersihkan, berkontribusi dan bertanggung jawab akan standnya masing-masing. Tidak boleh buang sampah di saluran. Kalau ternyata tidak bersih ya disanksi, misalnya denda Rp 100 ribu per hari. Kita mulai edukasi jadi boleh mereka di sana tapi harus bersih,” kata Eri.

Politisi PDI Perjuangan itupun mengusulkan agar dilakukan pendataan dan tidak ada lagi jumlah pedagang sehingga kuliner di Kedungdoro dapat tertata lebih baik lagi.

“Bagaimana pun mereka adalah saudara saya, orang Surabaya yang harus kita jaga betul. Tapi mereka yang berjualan tidak boleh bertambah jumlah pedagangnya,” tuturnya.

“Sehingga nanti di data berapa orangnya, kalau belum ada paguyuban ya dibentuk paguyubannya,” pungkas Eri. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Ginuk Magetan Gotong Royong Perbaiki Jalan, Rita Haryati Sawer 27 Drum Aspal

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Magetan, Rita Haryati turut kerja bakti dan membaur bersama ...
LEGISLATIF

DPRD Minta Pemkab Jember Tak Tergesa Berutang Rp786 Miliar

JEMBER – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember, Widarto, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tidak ...
LEGISLATIF

Anas Karno Minta Camat hingga RT/RW Perkuat Deteksi Dini Cegah Konflik Sosial

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno meminta camat, lurah, RT, dan RW memperkuat deteksi dini untuk ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Sertipikat Program PPTPKH Dimanfaatkan untuk Kembangkan Usaha dan Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Bupati Blitar Rijanto meminta masyarakat memanfaatkan sertipikat tanah Program PPTPKH sebagai modal mengembangkan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono: Infrastruktur Jadi Aspirasi Terbesar Warga Saat Reses di Dapil IX

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, memastikan akan mengawal aspirasi masyarakat ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Tetapkan Krisis Air Bersih sebagai Prioritas Nasional

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera menetapkan penanganan krisis air bersih akibat ...