Sabtu
16 Mei 2026 | 9 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Atasi Macet, Eri Cahyadi Ingin Terapkan Tarif Progresif Parkir TJU di Surabaya

pdip-jatim-250307-EC

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menargetkan di Surabaya tidak ada parkir liar di tahun 2025. Hal ini disampaikan Eri Cahyadi saat mendengarkan paparan visi-misi inovasi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Surabaya Tundjung Iswandaru di ruang sidang wali kota, 7 Maret lalu.

Eri Cahyadi mengungkapkan, masih banyak menerima laporan dari masyarakat soal adanya parkir liar di Surabaya. Seperti di Jalan Wonokromo yang sering dibuat ngetem kendaraan umum.

“Parkir liar, kemudian soal lalu lintas, dan banyak yang parkir di tanda larangan parkir, itu masih ada. Bahkan di posisi itu, di tempat yang sama itu terjadi, seperti di Wonokromo. Itu banyak yang ngetem, kemudian di Jalan Ngaglik ada yang lawan arah. Nah, ini saya ingin ada kerja sama atau inovasi, karena Dishub tidak bisa menilang,” ungkap Eri Cahyadi, Selasa (11/3/2025).

Menurut data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, ada sekitar 1.400 titik parkir resmi yang tersebar di Kota Pahlawan.

Namun, Eri mengungkapkan, masih menemukan banyak parkir liar di luar data 1.400 titik yang sudah ditentukan Dishub Surabaya.

“Panjenengan harus berkomitmen menghilangkan titik parkir di luar 1.400 titik itu, dan tidak ada lagi orang membayar parkir selain di selain titik parkir yang ditentukan. Kalau terjadi parkir liar di titik ini, maka tegaskan akan kita ambil titik ini, kan bisa begitu. Nah selama ini tidak pernah dilakukan,” katanya.

Tidak hanya itu, Eri juga mengeluhkan adanya soal kemacetan yang disebabkan parkir tepi jalan umum (TJU) di Surabaya.

Dia menyebutkan, kemacetan yang disebabkan parkir TJU itu kerap terjadi di Jalan Tunjungan, Jalam Urip Sumoharjo, hingga Jalan Basuki Rahmat.

Karena, pada saat dia melintasi titik-titik tersebut, sering menemukan mobil yang terparkir seharian, sehingga ketika di jam-jam tertentu menyebabkan kemacetan.

Maka dari itu, dia minta kepada Kadishub Surabaya agar menerapkan tarif progresif di beberapa titik parkir TJU.

“Nah, Pak Tundjung sudah tahu titik itu. Berarti, ya sudah naikkan tarif progresifnya, misal satu jam Rp 5 ribu, setelah satu jam jadi Rp 10 ribu kemudian dua jam Rp 15 ribu, jadi tidak ada batasan maksimalnya. Karena ada di Jalan Urip Sumoharjo parkir di situ seharian, sampai saya capek telepon temen-temen Dishub untuk mengingatkan itu,” tuturnya.

Eri menegaskan, agar permasalahan-permasalahan tersebut cepat selesai, sebaiknya dicantumkan ke dalam komitmen visi-misi dan inovasi Kadishub Surabaya.

“Kalau nggak sanggup, aku mundur pak. Nah, kan apik iku (kan bagus begitu),” tegasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Dari Posko Bambu 1999 ke Ruang Belajar Gratis: Jalan Politik Seorang Anak Desa di Jember

Kisah Budi Hariyanto, kader muda PDIP Jember yang terinspirasi posko bambu Pemilu 1999 hingga menggagas bimbingan ...
KRONIK

Bupati Fauzi Ajak NU Sumenep Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama hingga Ekonomi Umat

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat untuk ...
HEADLINE

Pengurus PAC Wajib Miliki Akun Medsos

MAGETAN — Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur mewajibkan seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) ...
KABAR CABANG

Mengenal Tari Ajem Sap Sap, Pembuka Acara Pelantikan PAC Se-Situbondo

SITUBONDO – Penampilan Tari Ajem Sap Sap memukau para hadirin dalam pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) DPC PDI ...
KABAR CABANG

Resmi Dilantik, 18 PAC PDI Perjuangan Bangkalan Fokus Regenerasi dan Layanan Wong Cilik

BANGKALAN – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur resmi melantik 18 PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Bangkalan secara ...
KABAR CABANG

Pengurus PAC Se-Kabupaten Magetan Dilantik, Pulang Bawa Plang, Siap Respon Persoalan Rakyat

MAGETAN – Pelantikan Pengurus PAC Se-Kabupaten Magetan ditandai penyerahan plang kantor kesekretariatan untuk ...