Sabtu
31 Oktober 2026 | 5 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Untari Dorong Penguatan BPBD dalam Menghadapi Bencana Alam di Malang

pdip-jatim-240914-sub

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, menyoroti berbagai kendala yang dihadapi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang dalam menangani bencana alam. Dia menekankan pentingnya penguatan kelembagaan BPBD guna meningkatkan ketanggapan dalam menghadapi bencana.

Kabupaten Malang wilayahnya dikenal memiliki potensi bencana yang lengkap, mulai dari tanah gerak, puting beliung, longsor, kebakaran, hingga banjir. Menurut Untari, perlu ada strategi mitigasi yang lebih sistematis, baik dalam fase tanggap darurat maupun pascabencana.

Perempuan yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut mencatat tiga kendala utama yang dihadapi BPBD Kabupaten Malang.

Pertama, keterbatasan anggaran yang masih menjadi tantangan utama dalam penanganan bencana. Dia menekankan bahwa pendekatan pentahelix, yang melibatkan berbagai pihak, perlu dioptimalkan agar penanganan bencana lebih efektif.

Kedua, keterbatasan fasilitas dan peralatan pendukung yang masih membutuhkan perhatian, termasuk kendaraan operasional untuk menjangkau wilayah terpencil.

“Kabupaten Malang memiliki delapan gunung, sungai besar, bendungan, dan bukit gundul. Semua ini menuntut kesiapan alat dan kendaraan yang memadai,” jelas Untari di Surabaya, Selasa (11/2/2025).

Ketiga, hilangnya nomenklatur Dana Siap Pakai (DSP) dari Kementerian Dalam Negeri juga menjadi kendala besar dalam penanganan bencana di tingkat kabupaten/kota.

“Kami akan memperjuangkan agar nomenklatur DSP dikembalikan, karena saat ini dana tersebut hanya tersedia di tingkat provinsi. Jika DSP ada di kabupaten/kota, maka respons bencana bisa lebih cepat dan tidak terhambat prosedur yang rumit,” ujarnya.

Untari juga menyoroti pentingnya penguatan infrastruktur mitigasi bencana, termasuk sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS). Namun, dia menyayangkan bahwa beberapa perangkat EWS justru hilang atau dirusak oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kesadaran masyarakat harus ditingkatkan agar mereka ikut menjaga fasilitas yang telah disediakan untuk keselamatan bersama,” tutur Untari.

Untuk mengatasi berbagai kendala ini, Alumnus Universitas Brawijaya itu menekankan tiga langkah strategis. Pertama, meningkatkan edukasi dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Kedua, mendorong Pemerintah Kabupaten Malang untuk mengalokasikan anggaran lebih besar guna mengantisipasi bencana. Dan ketiga, memperjuangkan pengembalian DSP agar dapat digunakan secara langsung oleh BPBD di tingkat kabupaten/kota.

“Evaluasi APBD kabupaten menjadi kewenangan gubernur melalui Biro Hukum. Jika standar anggaran penanganan bencana masih kurang, maka perlu ada intervensi dari Pemprov agar anggaran tersebut ditambahkan,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...