Minggu
12 Juli 2026 | 6 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komisi E DPRD Jatim Dukung Keberlanjutan Sekolah Terbuka

pdip-jatim-250104-sub-1

SURABAYA – Puluhan perwakilan Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKSS) se-Jawa Timur mendesak pemerintah daerah memberi kepastian hukum bagi keberlanjutan sekolah terbuka di provinsi ini dengan menerbitkan peraturan gubernur (Pergub), sebagaimana yang telah diterapkan di Jawa Barat.

Desakan tersebut terungkap saat bertemu dengan Komisi E DPRD Jatim di gedung dewan, Jalan Indrapura Surabaya, Selasa (11/2/2025).

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mengaku terkejut dengan keberadaan sekolah terbuka di Jawa Timur yang selama ini luput dari perhatian.

“Dulunya ini program nasional, namun kami baru tahu dari FKSS bahwa masih ada sekitar 400 siswa yang belajar di sekolah terbuka,” kata Untari.

Setelah program nasional sekolah terbuka berakhir tiga tahun lalu, ungkapnya, Dinas Pendidikan Jawa Timur tidak memberikan informasi kepada DPRD terkait kelanjutannya.

Akibatnya, tenaga pengajar di sekolah terbuka kini mengandalkan pendanaan mandiri tanpa bantuan dari pemerintah.

“Ini tidak boleh terjadi. Kami akan mengecek ke Dinas Pendidikan Jawa Timur mengenai nasib sekolah terbuka ini. Secara pribadi, saya menilai sekolah terbuka harus dilanjutkan,” tegas wakil rakyat yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim itu.

Di Jawa Barat, sebut Untari, ratusan sekolah terbuka tetap berjalan meskipun tanpa pembiayaan dari pemerintah dan tidak menerima dana BOS.

FKSS Jawa Timur bahkan menyatakan kesiapan untuk membantu menyusun draft pergub terkait sekolah terbuka guna memastikan keberlanjutannya.

Sementara itu, menurut Dewan Pengawas FKSS Jawa Timur, Basa Alim Tualeka, keberadaan SMA terbuka di Jawa Barat diatur dalam Pergub Jabar Nomor 74 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan SMA Terbuka.

Regulasi ini menjadi payung hukum bagi 151 SMA negeri dan swasta yang menjadi sekolah induk penyelenggara SMA terbuka di kota dan kabupaten di Jawa Barat.

“Sekolah terbuka sangat membantu masyarakat yang tidak dapat bersekolah di jalur reguler dan berperan dalam meningkatkan aksesibilitas pendidikan,” ujarnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Selorejo Awali Musyawarah Ranting PDIP di Kabupaten Blitar, Guntur Wahono: Jadi Contoh Konsolidasi Partai

BLITAR – Perjuangan Kabupaten Blitar memulai Musyawarah Ranting (Musran) dari Kecamatan Selorejo yang menjadi ...
KABAR CABANG

Perkuat Struktur Partai, DPC Kabupaten Pasuruan Gelar Musran di 4 Kecamatan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan secara serentak menggelar ...
KRONIK

Ribuan Umat Hindu Hadiri Piodalan, Senduro Jadi Simbol Keberagaman di Lumajang

LUMAJANG – Menjaga kerukunan tidak hanya diwujudkan melalui ajakan untuk saling menghormati, tetapi juga dengan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Kawal Kepulangan Pekerja Migran di Gresik, Tegaskan Komitmen DPR RI Lindungi WNI

GRESIK – Kepulangan sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Gresik disambut langsung oleh Anggota ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Trotoar Dikembalikan untuk Pejalan Kaki, Bukan Area Parkir

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno minta trotoar dikembalika fungsinya sebagai ruang bagi ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gelar Penjaringan Calon Ketua Ranting di 21 Kecamatan

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Bojonegoro menggelar proses penjaringan calon ketua Ranting ...