Minggu
17 Mei 2026 | 5 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

2-10 Januari Bakal Terjadi Cuaca Ekstrem, Ini Imbauan Eri untuk Warga Surabaya

pdip-jatim-250104-ec-1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi mengimbau seluruh masyarakat Surabaya mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Jawa Timur selama seminggu ke depan. Termasuk akan melewati wilayah Kota Pahlawan.

“Kita mendapatkan surat dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) terkait cuaca ekstrem yang akan terjadi tanggal 2 hingga 10 Januari yang akan melewati Surabaya,” ungkap Eri Cahyadi, Jumat (3/1/2025).

Menurut surat pemberitahuan BMKG Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo, cuaca berpotensi terjadi hujan lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es, pada periode 2–10 Januari 2025.

“Ada bencana alam gempa bumi, puting beliung, ada hujan yang intensitasnya tinggi,” bebernya.

Eri mengatakan, Kota Surabaya perlu mewaspadai dampak dari cuaca ekstrem tersebut. Terlebih Surabaya merupakan hilir dari Sungai Brantas sehingga berpotensi terdampak apabila terjadi hujan lebat di Jawa Timur.

Seperti pada akhir 2024 lalu, Kota Surabaya mengalami banjir di berbagai titik akibat kapasitas sungai-sungai, terutama Kali Surabaya dan Kali Jagir telah melebihi ambang batas akibat curah hujan yang sangat ekstrem.

“Karena semua menjadi satu bagian sungainya sebelum dibuang ke laut. Karena itu saya minta tolong dengan adanya peringatan BMKG ini, ayo hati-hati,” imbaunya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkot Surabaya mulai melakukan normalisasi box culvert hingga menyiagakan 315 pompa air di 77 lokasi. Hal ini sebagai untuk mewaspadai dampak hujan lebat yang berpotensi menjadi genangan dan banjir.

“Kalau ada kegiatan di luar hati-hati. Ketika ada hujan deras dan ada angin tolong berlindung di tempat yang aman,” pesan Eri.

Di pun mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan tidak memaksakan diri apabila sedang terjadi cuaca yang kurang bersahabat agar tidak terjadi risiko musibah yang membahayakan diri masing-masing maupun orang lain.

“Lebih baik kita menghindari musibah dengan berteduh dulu, mengamankan diri dulu, dan hati-hati di jalan,” tuturnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ketika Singo Ulung Menari di Acara Banteng: Warna Budaya dalam Pelantikan PAC PDIP Bondowoso

Tari Pesona Budaya Jawa Timur meriahkan pelantikan PAC PDI Perjuangan Bondowoso dengan perpaduan budaya lokal dan ...
KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Ditarget Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Konsolidasi hingga Anak Ranting Digenjot

PDI Perjuangan Bondowoso ditargetkan menambah kursi legislatif pada Pemilu 2029 melalui konsolidasi partai dan ...
KABAR CABANG

Performa Kesenian Pencak Silat Warnai Kemeriahan Pelantikan PAC Se-Kabupaten Magetan

​MAGETAN – Prosesi pelantikan 198 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Magetan berlangsung megah ...
KABAR CABANG

Dari Posko Bambu 1999 ke Ruang Belajar Gratis: Jalan Politik Seorang Anak Desa di Jember

Kisah Budi Hariyanto, kader muda PDIP Jember yang terinspirasi posko bambu Pemilu 1999 hingga menggagas bimbingan ...
KRONIK

Bupati Fauzi Ajak NU Sumenep Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama hingga Ekonomi Umat

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat untuk ...
HEADLINE

Pengurus PAC Wajib Miliki Akun Medsos

MAGETAN — Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur mewajibkan seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) ...