Kamis
08 Oktober 2026 | 9 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bertemu BBWS Brantas, Pemkot Surabaya Siapkan Pencegahan Banjir Jangka Pendek dan Panjang

pdip-jatim-250103-ec-bbws-brantas

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar pertemuan dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas untuk mencari solusi bersama terkait permasalahan banjir yang terjadi di Kota Pahlawan, Kamis (2/1/2025).

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, sungai di Kota Surabaya merupakan hilir dimana menjadi penerima aliran air dari berbagai daerah. Sehingga ketika Kali Jagir Wonokromo tidak dapat menampung air, maka sejumlah titik di Surabaya mengalami banjir cukup parah.

“Kita rapat dengan BBWS, mana yang bisa kita kerjakan. Saya tidak bisa lagi bicara terkait wilayah Surabaya karena kita itu hilir, dia menampung dari Malang, Kediri, Jombang, Nganjuk. Karena orang Surabaya memikirkannya Kali Jagir Wonokromo hanya menampung Surabaya saja,” ungkap Eri Cahyadi.

Untuk itu, Eri berharap ada perbaikan saluran dari wilayah lain agar pengelolaan aliran air yang ada di Surabaya menjadi lebih baik. Sehingga tidak lagi terjadi banjir di saluran perbatasan di Kota Surabaya.

“Bahwa Kali Surabaya, Kali Jagir, semuanya juga menampung aliran dari daerah di atas kita. Kalau pengelolaannya yang di atas tidak bagus dan tidak ada perbaikan yang kuat, Surabaya yang sebagai hilir akan tenggelam. Maka satu-satunya jalan kalau Surabaya sebagai hilir harus ada normalisasi saluran, kalau laut pasang harus ada pintu air di laut,” ujarnya.

Eri pun menyoroti permasalahan eceng gondok yang juga menjadi salah satu faktor penyebab banjir. Pemkot Surabaya sendiri siap membantu terkait permasalahan tersebut.

“Bozem manapun sekarang banyak eceng gondok. Itu bukan wewenang Pemkot sebenarnya, tapi kami akan tanya mana saja yang bisa kami masuk. Tadi saya sampaikan, pemerintah juga sudah punya anggaran, kita bukan negara yang berdiri sendiri. Tapi kalaupun nanti ada batasan maka mana yang boleh kami sentuh, sehingga kami bisa memperbaiki,” jelas Eri.

Sebagai solusi jangka pendek Pemkot Surabaya akan menyelesaikan pembangunan box culvert yang belum selesai. Sehingga setiap saluran di Kota Surabaya bisa terkoneksi satu dengan yang lain sehingga aliran air menjadi lebih lancar.

“Jangka pendek kami akan membangun banyak box culvert yang berhubungan dengan sungai dan mengkoneksikan satu saluran dengan saluran lainnya. Dari kampung masuk ke saluran tersier lalu ke primer, kemudian masuk ke sungai besar dan baru ke laut. Itu yang dikoneksikan satu sama lain untuk jangka pendek,” bebernya.

Terkait solusi jangka panjang, Pemkot Surabaya akan berkoordinasi dengan BBWS Brantas terkait pengembalian fungsi sungai.

“Harapannya fungsi sungai bisa kembali normal, maka kita dapat mengalirkan air menuju laut. Karena ada sungai yang awalnya 30 meter namun kini menjadi 1 meter, ini yang harus diperbaiki,” kata Eri.

Selain itu sebagai solusi jangka panjang Pemkot Surabaya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) lainnya terkait permasalahan perbaikan serta perawatan dan perbaikan agar saluran sungai dapat berjalan maksimal.

“Jadi apabila ada permasalahan di kali perbatasan kontak kami. Kami ada alat dan bantu disana,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...