Jumat
30 Oktober 2026 | 4 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringatan Hari Jadi Banyuwangi, Bupati Ipuk: Nyalakan Spirit Kebersamaan

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-19122024

BANYUWANGI – Peringatan Hari Jadi ke-235 Banyuwangi digelar di Taman Blambangan, Rabu (18/12/2024). Nuansanya penuh keberagaman. Para peserta upacara mengenakan berbagai baju adat sejumlah suku dan etnis yang tinggal di ujung timur Jawa itu.

Tidak hanya mengenakan baju adat Suku Osing yang berasal dari Banyuwangi sendiri. Tapi, ada juga yang mengenakan baju adat Bali, Madura, Jawa, Bugis, Melayu hingga etnis Arab dan Tionghoa.

“Banyuwangi adalah taman sari Nusantara. Ada beragam suku dan etnis. Bersama-sama kita menjaga dan memajukan Kabupaten Banyuwangi,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat memimpin upacara.

Bupati Ipuk sendiri mengenakan busana etnis Tionghoa, Cheongsam Sangjit. Menurutnya, spirit kebersamaan tersebut menjadi modal penting untuk pembangunan.

“Tanpa kolaborasi, kebersamaan dan gotong royong semua pihak, tidak mungkin Banyuwangi akan bisa seperti ini,” terangnya.

Ipuk merinci sejumlah keberhasilan yang ditorehkan oleh Banyuwangi dalam satu tahun terakhir. Mulai ditetapkannya sebagai Unesco Global Geopark (UGG) untuk Geopark Ijen hingga meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri sebagai kabupaten paling inovatif.

“Pencapaian ini adalah berkat kebersamaan kita semua. Mari ini kita jaga untuk memajukan Banyuwangi di tahun-tahun berikutnya,” tuturnya.

Ipuk juga mengajak semua pihak untuk bahu membahu mewujudkan berbagai inovasi guna menyelesaikan pembangunan daerah. Tantangan fiskal yang bakal dihadapi tidak boleh menjadi penghalang untuk terus bergerak.

“Sekali lagi, kita harus bergotong royong bersama-sama,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Peringatan Harjaba ke-253 tersebut juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah figur yang memiliki kontribusi positif untuk daerah.

Salah satunya diberikan kepada Laita Ro’ati Masykuroh. Ia adalah putri asal Dusun Ringinmulyo, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo yang mengantarkan Timnas Indonesia juara Piala AFF Putri 2024 dan meraih penghargaan khusus sebagai kiper terbaik (Best Goalkeeper).

Dalam upacara peringatan tersebut juga diserahkan santunan kepada 253 anak yatim, dan acara ditutup dengan makan tumpeng bersama warga sekitar, Sewu Ancak. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...
SEMENTARA ITU...

Lepas 10 Atlet Sambo Bojonegoro ke Kejurprov Jatim 2026, Pembina Incar Tiket Porprov dan PON

BOJONEGORO – Sebanyak 10 atlet olahraga beladiri Sambo asal Kabupaten Bojonegoro resmi diberangkatkan untuk berlaga ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk Warga Sengon Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyalurkan 4.000 liter air bersih kepada warga Desa ...
LEGISLATIF

Paguyuban Langen Beksan Blitar Terkendala Gamelan, Guntur Wahono Dorong Bantuan APBD Jatim

BLITAR – Keterbatasan perangkat gamelan masih menjadi kendala bagi sejumlah paguyuban Langen Beksan di Kabupaten ...