Kamis
06 Agustus 2026 | 3 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Erma Susanti Serahkan Insentif Rp 1,5 Juta kepada 200 Guru Madin di Blitar Raya

pdip jatim 241209 insentif guru madin1

BLITAR – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jatim memberikan insentif penghargaan khusus kepada 200 guru madrasah diniyah (Madin) di Kabupaten dan Kota Blitar di Prasada Mart Kanigoro, Senin (9/12/2024).

Penyerahan insentif merupakan upaya peningkatan peran serta masyarakat dalam pemberdayaan sumber daya manusia di Jawa Timur.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti sebagai pengusul program tersebut hadir pada kesempatan itu.

Menurutnya, guru madin memiliki peran besar dalam membangun karakter generasi muda, sebagai upaya menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Guru madin berperan penting dalam membangun karakter dan kepribadian unggul bagi generasi penerus bangsa,” kata Erma.

“Mereka menjadi benteng pertahanan dalam menghadapi globalisasi budaya dan nilai-nilai yang masuk ke Indonesia,” sambungnya.

Erma mengatakan selama ini honor guru madin masih sangat kecil, hanya sekitar Rp 150.000 per bulan. Dengan adanya insentif penghargaan diharapkan dapat memotivasi dan memberikan apresiasi kepada para guru madin atas dedikasi dan kontribusinya dalam menyiapkan generasi penerus yang berakhlak mulia.

“Insentif ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas peran guru madin. Di mana bantuan insentif ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan guru. Seperti pembelian songkok, baju koko, atau kebutuhan lainnya, sehingga mereka semakin bersemangat dalam menjalankan tugas mulia ini,” jelasnya.

Masih kata Wakil Ketua DPD PDIP Jatim ini, penyerahan insentif penghargaan diberikan kepada 200 guru madin dan TPQ dari 27 lembaga pendidikan diniyah di seluruh Kabupaten dan Kota Blitar.

Masing-masing guru madin, ujar dia menerima bantuan insentif sebesar, Rp 1,5 juta. “Tahun ini anggaran dana insentif dari Pemerintah Provinsi Jatim untuk guru madin sebesar Rp 1,5 juta,” terang dia.

Erma berharap program ini dapat dilanjutkan setiap tahun, sehingga semakin banyak guru madin yang mendapatkan apresiasi dari pemerintah.

“Kami berharap, program ini dapat terus dilanjutkan setiap tahun, sehingga semakin banyak guru Madin yang mendapatkan insentif penghargaan. Dengan demikian, mereka akan semakin bersemangat dalam mendidik dan membina generasi muda yang berakhlak mulia,” pungkas Erma Susanti. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Panitia Soekarno Cup 2026 Pastikan Persiapan Mencapai Seratus Persen

SURABAYA – Panitia Soekarno Cup 2026 menyatakan kesiapan penuh menjelang pembukaan turnamen yang akan menyajikan ...
KRONIK

Hj. Ansari Tegaskan Dana Haji Tidak Mengendap: Dikelola Transparan dan Berbasis Syariah

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Dapil Jatim XI (Madura), Hj. Ansari, mengajak masyarakat Madura untuk ...
KRONIK

Bupati Lukman: Integritas Itu Fondasi, Kepercayaan Publik Nomor Satu

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menghadirkan ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Keberhasilan Pembangunan Blitar Ditentukan Kualitas SDM, Bukan Sekadar Infrastruktur

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan keberhasilan pembangunan daerah tidak semata diukur dari banyaknya ...
KRONIK

Mahasiswa STAI Al Utsmani Dapat KIP 6 Juta Per Semester, Ina: Gunakan untuk Kebutuhan Kuliah

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, menegaskan bahwa Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) ...
LEGISLATIF

Infrastruktur Jadi Prioritas Perubahan APBD 2026, DPRD Jatim Respons Aspirasi Desa

DPRD Jawa Timur dan Pemprov Jatim menyepakati Perubahan APBD 2026 dengan pembangunan infrastruktur sebagai ...