Rabu
04 November 2026 | 12 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bincang Gayeng Megawati-Risma, Soal Kodok

pdip-jatim-risma-131120-1

pdip-jatim-risma-sambut-megaSURABAYA – Ada obrolan gayeng yang menarik antara Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Saat keduanya di dalam mobil dari Bandara Juanda, Risma mengatakan kepada Mega, telah membeli kodok.

Kata Risma, kodok dari Kediri itu dibeli sebagai salah satu upaya memberantas nyamuk demam berdarah.

“Begitu duduk bersama Ibu Megawati, Bu Risma langsung menyampaikan bagaimana arahan Ibu Megawati agar pemberantasan demam berdarah terus dilakukan. Selain membentuk pemantau jentik, dengan penuh semangat, Bu Risma menyatakan telah membeli kodok dari Kediri,” kata Hasto, sebagaimana rilisnya kepada wafrtawan, Sabtu (30/4/2016).

Menurut Hasto, Megawati pernah menceritakan kepada Risma bagaimana kodok dipelihara di kediaman Megawati di Teuku Umar, Jakarta. Hewan amfibi itu bisa dimanfaatkan untuk memberantas nyamuk.

Saat itu, tambah Hasto, Megawati menyarankan kepada Risma untuk membeli kodok dari Tabanan, Bali. Risma pun mengikuti saran Megawati, dan membeli kodok untuk ditempatkan di taman kota Surabaya.

“Kodok dari Tabanan, meski bentuk tubuhnya tidak begitu besar, efektif untuk memangsa nyamuk,” kata Hasto, menirukan ucapan Megawati saat itu. (Baca: Megawati Terima Naskah Akademik 1 Juni Harlah Pancasila dari NU)

Seperti diketahui, Megawati pada Sabtu dan Minggu 30 April-1 Mei 2016) menghadiri Apel Besar Harlah ke 93 NU, di Taman Candra Wilwatikta, Pandaan, Pasuruan. Saat tiba di Bandara Juanda sekitar pukul 16.00 WIB, Megawati disambut Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Wawali Surabaya Whisnu Sakti Buana, Bupati Ngawi Budi Sulistyono, dan serta Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi.

Sementara, rombongan dari Jakarta yang mendampingi Megawati, di antaranya Hasto Kristiyanto, Wagub DKI Djarot Syaiful Hidayat, anggota DPR Rieke Diah Pitaloka, serta Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo. (Foto-foto Apel Besar Harlah ke-93 NU)

Hasto menambahkan, bincang-bincang Megawati-Risma terlihat sangat akrab dan mesra. Keduanya merupakan penggemar tanaman, dan menjadikan tanaman sebagai bagian dari warna politik kemanusiaan yang menjadi perhatian utama Megawati.

“Semua kepala daerah PDI-P didorong untuk mencintai tanaman, dan sekiranya memungkinkan, membuka kebun raya sebagaimana dilakukan kepala daerah PDI-P di Kalteng, Kalbar, Kuningan, Tabanan, Jateng, dan Kota Surabaya,” kata Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses di Purwodadi, Eko Herdiyanto Soroti Kebutuhan Pompa Air untuk Atasi Banjir

MALANG – Kebutuhan pompa air untuk mengatasi genangan banjir di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, menjadi ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Pemuda Trenggalek Produksi Film untuk Angkat Potensi 157 Desa Kreatif

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan kreativitas ...
KRONIK

Ratusan Juta Dugaan Pungli KHDPK Dikembalikan, Widarto Minta Perjuangan Petani Tak Berhenti

JEMBER – Pengembalian uang Rp138 juta yang diduga dipungut dalam pengurusan akses pengelolaan kawasan hutan menjadi ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Perkuat Perlindungan Anak, Pencegahan Bullying Jadi Perhatian

KEDIRI – Pemkab Kediri menegaskan pemenuhan hak anak harus diikuti perlindungan nyata dari kekerasan, diskriminasi, ...
KABAR CABANG

Pekan Peduli Sampah Nasional, PDIP Surabaya Siapkan 100 Titik Teba untuk Olah Sampah Organik

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menyiapkan sekitar 100 titik Teba atau lubang pengolahan sampah organik ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...