Minggu
01 November 2026 | 2 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sholawatan di Kali Kedinding, Jamaah Kangen Kepemimpinan Risma

pdip-jatim-241121-sholawatan-kalikedinding-1

SURABAYA – Ribuan warga Surabaya sambut kedatangan Calon Gubernur (Cagub) Tri Rismaharini, sebelum sholawatan di halaman Rusunawa Kali Kedinding, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/11/2024).

Dari pantauan di lokasi, ribuan warga dan jamaah sholawatan langsung berteriak memanggil, saat mengetahui Cagub Jatim yang biasa disapa Risma ini keluar dari kendaraannya.

“Bu Risma-Bu Risma,” teriak warga di lokasi.

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar menanyakan pada massa yang hadir saat ini, perihal keinginan warga bertemu dengan Cagub Risma.

“Ada yang kangen dipimpin Bu Risma?” tanya Baihaki, dan dijawab teriakan, “saya” oleh warga.

Di kesempatan ini Baihaki mengatakan, kalau memang warga Surabaya rindu dipimpin Risma, maka pada tanggal 27 November untuk memilih dan memenangkan mantan Menteri Sosial tersebut.

“Kalau memang warga Surabaya ingin dipimpin Bu Risma lagi, ya nanti saat pemilu pilih Bu Risma, biar nanti Jawa Timur dipimpin dan ditata oleh Bu Risma,” ucapnya.

Sementara itu, Cagub Risma memberikan pengakuan di hadapan jamaah dan para kyai, saat menjadi Wali Kota Surabaya, dirinya kerap datang ke rusunawa Kali Kedinding, guna menemui para warga, khususnya ibu-ibu.

“Saya sebetulnya sering kali ke sini, yai. Temuin ibu-ibu yang ada di sini, cuma ingin ngobrol dengan mereka,” ungkap Risma yang diiya-kan oleh para ibu-ibu.

Wali Kota Surabaya dua periode ini mengatakan, saat SMA dan SMK masih di bawah naungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, banyak yang gratis.

Beda dengan sekarang saat di bawah naungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.

“Mungkin saat di bawah Pemkot masih gratis, sekarang sudah tidak ikut Pemkot bayar. Mahal lagi,” ungkapnya.

Karena mahalnya biaya SMA/SMK, maka Risma banyak menemui anak-anak Surabaya putus sekolah, terutama bagi keluarga yang kurang mampu.

“Banyak sekarang anak-anak yang putus sekolah karena tak ada biaya. Nanti kalau SMA/SMK gratis, ibu-ibu harus sekolahkan anaknya,” ucap Risma.

Selain itu, ibu-ibu yang hadir di acara tersebut minta Risma membangunkan gedung sekolah di sekitar rusunawa Kali Kedinding. (*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...