Senin
14 September 2026 | 11 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sholawatan di Kali Kedinding, Jamaah Kangen Kepemimpinan Risma

pdip-jatim-241121-sholawatan-kalikedinding-1

SURABAYA – Ribuan warga Surabaya sambut kedatangan Calon Gubernur (Cagub) Tri Rismaharini, sebelum sholawatan di halaman Rusunawa Kali Kedinding, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/11/2024).

Dari pantauan di lokasi, ribuan warga dan jamaah sholawatan langsung berteriak memanggil, saat mengetahui Cagub Jatim yang biasa disapa Risma ini keluar dari kendaraannya.

“Bu Risma-Bu Risma,” teriak warga di lokasi.

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar menanyakan pada massa yang hadir saat ini, perihal keinginan warga bertemu dengan Cagub Risma.

“Ada yang kangen dipimpin Bu Risma?” tanya Baihaki, dan dijawab teriakan, “saya” oleh warga.

Di kesempatan ini Baihaki mengatakan, kalau memang warga Surabaya rindu dipimpin Risma, maka pada tanggal 27 November untuk memilih dan memenangkan mantan Menteri Sosial tersebut.

“Kalau memang warga Surabaya ingin dipimpin Bu Risma lagi, ya nanti saat pemilu pilih Bu Risma, biar nanti Jawa Timur dipimpin dan ditata oleh Bu Risma,” ucapnya.

Sementara itu, Cagub Risma memberikan pengakuan di hadapan jamaah dan para kyai, saat menjadi Wali Kota Surabaya, dirinya kerap datang ke rusunawa Kali Kedinding, guna menemui para warga, khususnya ibu-ibu.

“Saya sebetulnya sering kali ke sini, yai. Temuin ibu-ibu yang ada di sini, cuma ingin ngobrol dengan mereka,” ungkap Risma yang diiya-kan oleh para ibu-ibu.

Wali Kota Surabaya dua periode ini mengatakan, saat SMA dan SMK masih di bawah naungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, banyak yang gratis.

Beda dengan sekarang saat di bawah naungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.

“Mungkin saat di bawah Pemkot masih gratis, sekarang sudah tidak ikut Pemkot bayar. Mahal lagi,” ungkapnya.

Karena mahalnya biaya SMA/SMK, maka Risma banyak menemui anak-anak Surabaya putus sekolah, terutama bagi keluarga yang kurang mampu.

“Banyak sekarang anak-anak yang putus sekolah karena tak ada biaya. Nanti kalau SMA/SMK gratis, ibu-ibu harus sekolahkan anaknya,” ucap Risma.

Selain itu, ibu-ibu yang hadir di acara tersebut minta Risma membangunkan gedung sekolah di sekitar rusunawa Kali Kedinding. (*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Persoalkan War Room Rp2,5 Miliar, Candra: Memerangi Siapa?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember mempertanyakan urgensi anggaran war room senilai Rp2,5 miliar dalam ...