Jumat
06 November 2026 | 6 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dorong Potensi Kuliner Madura Jadi Ikon Nasional, Risma Siapkan Packaging Sesuai Selera Pasar

pdip-jatim-240924-risma-roadshow-blitar

BANGKALAN – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 03, Tri Rismaharini, menaruh perhatian besar terhadap kekayaan kuliner Pulau Madura.

Menurutnya, Madura memiliki ragam kuliner yang sangat potensial untuk menjadi daya tarik wisata kuliner berskala nasional, bahkan internasional. Namun, hingga kini, potensi tersebut dinilai belum tergarap dengan maksimal.

“Saya kagum sekali dengan keanekaragaman kuliner di Madura. Kalau daerah lain makanan khasnya biasanya hanya satu atau dua. Madura ini macam-macam. Sayangnya, potensi ini belum banyak tereksplorasi,” ujar Risma saat berkunjung ke Bangkalan, Selasa (19/11/2024).

Mantan Wali Kota Surabaya dua periode itu menilai ada beberapa kendala yang membuat kuliner-kuliner Madura sulit bersaing di pasar yang lebih luas. Salah satunya soal kemasan dan branding.

“Makannya enak sekali, pasti warga di daerah lain tertarik. Tapi, sayangnya, beberapa makanannya belum dikemas dengan menarik. Jadi, saya akan bantu soal packaging dan branding agar lebih menarik perhatian konsumen,” terangnya.

Risma mengaku memiliki visi-misi untuk menjadikan kuliner Madura sebagai salah satu produk unggulan Jawa Timur.

Ia berencana mengupayakan pengemasan ulang makanan khas Madura agar lebih pas dengan selera pasar modern, tanpa menghilangkan keaslian rasa dan tradisi.

“Saya akan panggilkan chef ahli untuk uji coba agar cita rasanya lebih sesuai dengan kebutuhan lidah pasar. Selain itu, saya juga akan bantu proses perizinan seperti BPOM, dan halalnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Risma juga menekankan pentingnya teknologi pengawetan untuk makanan khas Madura.

“Saya belum paham betul soal pengawetan, tapi saya akan datangkan tim khusus untuk memastikan produk-produk ini bisa awet dan tetap enak,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Keanekaragaman kuliner Madura memang telah lama menjadi kebanggaan lokal. Topak Lodeh, misalnya, adalah hidangan berkuah santan yang gurih, sering disajikan saat momen spesial seperti Lebaran Ketupat.

Kaldu Kokot, dengan kuah kacang hijau yang kental, menjadi favorit di kalangan wisatawan. Ada pula Tajin Sobih, bubur manis dengan gula merah dan santan, yang banyak digemari karena kelezatannya.

Dengan komitmennya terhadap pengembangan kuliner Madura, Risma berharap masyarakat setempat dapat merasakan manfaat langsung dari program-programnya.

Langkah tersebut sejalan dengan visinya untuk membawa perubahan nyata bagi seluruh wilayah Jawa Timur, termasuk daerah-daerah dengan potensi besar seperti Madura. (yol/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

44 Ribu Anak Tak Sekolah di Jatim, Sri Untari Usulkan Perluasan PJJ

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mengusulkan perluasan program Pembelajaran Jarak ...
KRONIK

Sukseskan Bulan Bakti KKP, Pemkab Banyuwangi Bersiap Perluas Kampung Nelayan

BANYUWANGI – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar peringatan HUT ke-27 KKP dengan program Bulan Bakti ...
KRONIK

Anggota DPRD Jatim Minta Polisi Ungkap Pelaku Dugaan Kekerasan Terhadap Pelajar Magetan

MAGETAN — Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan, Diana A.V. Sasa, menyampaikan keprihatinan mendalam atas ...
SEMENTARA ITU...

Rijanto Dorong Sinergi Bulog dan Pemerintah Perkuat Peternak Ayam Petelur Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat, daerah, dan Perum Bulog untuk ...
LEGISLATIF

Ipuk Ajak Warga Jaga Surabaya dengan Meneladani Semangat Pendahulu

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri atau yang akrab disapa Kaji Ipuk, mengajak seluruh elemen ...
SEMENTARA ITU...

Khamim Ajak Warga Batu Buat Teba, Kurangi Sampah Organik ke TPA Tlekung

Khamim Tohari menginisiasi pembuatan tujuh titik teba di Bumiaji, Kota Batu, untuk mengolah sampah organik dari ...