Rabu
21 Oktober 2026 | 2 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cagub Jalur Parpol Lebih Murah Ketimbang Perseorangan

pdip-jatim-hasto-diwawancara-usai-bedah-buku

pdip-jatim-hasto-diwawancara-usai-bedah-bukuJAKARTA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, siapapun calon kepala daerah yang berniat maju di pilkada serentak, dana yang akan dikeluarkan lebih sedikit jika maju melalui jalur parpol ketimbang jalur perseorangan.

Menurut Hasto, hal itu dikarenakan melihat praktik di pilkada, khususnya di pilkada serentak 2015 lalu, dimana PDI Perjuangan telah membangun‎ sistem perekrutan, pelatihan, hingga pemenangan calon.

“Dengan sistem kami ini, kami justru memberi jaminan dan biaya lebih murah dibanding jalur perorangan,” kata Hasto, kepada wartawan di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Partai politik, seperti PDI Perjuangan, jelas Hasto, punya pemimpin yang kuat serta kedisiplinan kader. Kata Hasto, sumber daya pendanaan tetap diperlukan, namun justru lebih diutamakan adalah kedisiplinan serta keyakinan ideologis.

Watak kolektif yang didasarkan keyakinan ideologis itulah, sebut Hasto, yang menggerakkan mesin-mesin partai. Hal itu berbeda, misalnya, dengan calon dari jalur independen.

Dia mengingatkan, bahwa calon perseorangan akan mengeluarkan biaya lebih besar, karena bekerja sendiri untuk pemenangan.

“Silakan tanya Bu Risma, Pak Anas Banyuwangi, atau Pak Jokowi sendiri. Ketika dia maju dari parpol, justru lebih murah. Karena parpol bisa gerak bergotong royong. Coba beliau maju dari calon perseorangan, bisa jadi lebih mahal. Dulu di Pilgub Jakarta, siapa yang tak mau kerja, akan kita beri sanksi dan hukuman. Sehingga semuanya bergerak,” jelasnya.

Hal tersebut disampaikan Hasto, menyusul berakhirnya pendaftaran penjaringan bakal calon gubernur oleh DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta. Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diketahui tidak mendaftarkan diri hingga pendaftaran ditutup.

Pihaknya menghormati pilihan Ahok, yang akan maju dari jalur perseorangan. Dan PDI Perjuangan, jelas Hasto, tentu akan tetap mengikuti sistem yang sudah dibangun, memastikan mengusung calon yang kepribadiannya sesuai dengan harapan rakyat.

“Mekanisme partai bukan untuk orang per-orang, tetapi dibuat bagi mereka calon kepala daerah yang ingin menyatukan diri dengan derap langkah PDIP untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat,” kata Hasto.

Meski demikian, dia mengakui bahwa PDIP belum memutuskan siapa calon yang diusung di Pilgub Jakarta. Pintu buat Basuki sendiri bisa saja ada apabila yang bersangkutan mendaftarkan diri.

“Semua calon kami harus mendaftarkan diri. Kalau tidak lewat DPD Jakarta, bisa lewat Pengurus Pusat. Kan Masih ada pintu DPP PDIP. Tapi sampai sekarang ini, Pak Ahok belum mendaftar,” imbuhnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...