Sabtu
26 September 2026 | 4 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tjahjo Kumolo Dorong Pemda Terapkan Konsep Smart City

pdip-jatim-sekjen-tjahjo-kJAKARTA – Mendagri Tjahjo Kumolo mendorong setiap daerah menerapkan smart city atau kota cerdas. Pasalnya, penerapan konsep smart city ini bisa mempercepat setiap daerah dalam mencapai kesejahteraan melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, dan peran serta masyarakat.

“Saya sangat mendorong agar pemerintah daerah yang mempunyai masalah perkotaan, dapat menggunakan pendekatan konsep smart city ini,” kata Tjahjo Kumolo, kemarin.

Mantan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan itu menjelaskan, konsep smart city sesungguhnya merupakan konsep pembangunan kota dari Jepang dengan memanfaatkan teknologi.

Untuk mencapai daerah yang smart city, itu tidak mudah. Menurut Tjahjo, Jepang saja membutuhkan waktu 20 tahun untuk dapat mengimplementasikan konsep itu dalam rangka menangani permasalahan di perkotaan.

Di Indonesia, ada beberapa kota yang sudah mengimplementasikan konsep smart city. Seperti Kota Jakarta, Kota Bandung, dan Kota Surabaya.

Dia menyebut, ada enam konsep smart city. Yakni smart economy (cerdas ekonomi), smart mobility (cerdas mobilitas), smart environment (cerdas lingkungan), smart government (cerdas pemerintahan), smart living (cerdas kehidupan), dan smart people (cerdas manusia).

Implementasi konsep smart city itu, ungkapnya, seperti Kota Jakarta dengan memasang kamera dan sensor di setiap sudut kota, serta aplikasi interaktif yang mendukungnya sehingga dapat mengurangi tingkat kemacetan di ibu kota Jakarta.

Contoh lain, Kota Bandung yang telah mengembangkan layanan akses internet di taman-taman kota sehingga menarik warga Kota Bandung untuk berkunjung ke taman.

Pun di Kota Surabaya dengan meningkatkan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi 40 persen. Hal ini melebihi batas minimal 20 persen RTH sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

“Juga pelayanan KTP-elektronik (e-KTP) oleh pemerintah daerah.  Hingga saat ini jumlah penduduk yang sudah perekaman data untuk pembuatan KTP elektronik sejumlah 156.706.981 jiwa (85,8 persen) dari 182.588.494 jiwa yang wajib KTP,” urainya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...