Jumat
09 Oktober 2026 | 5 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Debat Kedua, Paslon Sugiri-Lisdyarita Paparkan Program Digitalisasi hingga MPP

PDIP-Jatim-Debat-Pilkada-Ponorogo-07112024

PONOROGO – KPU Kabupaten Ponorogo menggelar debat kedua Pilbup Ponorogo di Gedung Sasana Praja Ponorogo pada Rabu (6/11/2024) malam.

Debat dengan tema “Meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat dan Menyelesaikan Persoalan Daerah” diikuti pasangan calon (paslon) Ipong Muchlissoni-Segoro Luhur Kusumo Daru dan Sugiri Sancoko-Lisdyarita.

Kedua paslon pun saling memaparkan visi misi dan programnya apabila nanti terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo.

Seperti disampaikan paslon nomor urut 02, Sugiri Sancoko-Lisdyarita (RiLis), saat ditanya moderator perihal langkah-langkah dalam memenuhi hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang transparan.

Calon Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang juga bupati petahana, memaparkan programnya yang telah dijalankan ketika ia menjabat Bupati Ponorogo. Salah satunya dengan mendirikan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Ponorogo City Center (PCC).

“Digitalisasi sudah kami lakukan seperti mal pelayanan terpadu yang ada di PCC. Sambil menunggu pelayanan, orang bisa sambil ngopi,” ujar Sugiri.

Kang Giri, sapaan akrabnya, mengaku bahwa MPP memang tidak memiliki gedung sendiri karena kondisi fiskal yang sempit. Meski begitu, MPP yang terintegrasi dengan PCC itu mulai ada di eranya.

“Ini mal betulan, meski belum seperti yang diinginkan pemerintah. Kita nggak bangun dengan anggaran negara karena kami tidak cukup fiskal. Lalu bagaimana dengan fiskal yang sempit ini kami mampu bangun yang sesuai dengan mal,” paparnya.

Selain itu, politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan upaya untuk mendekatkan dan memberikan kemudahan kecepatan transformasi di semua sektor, yaitu dengan meningkatkan pelayanan melalui jemput bola di kecamatan atau desa untuk membuat izin usaha, NIB dan lain-lain.

“Meningkatkan pelayanan melalui jemput bola. Yang belum paham digitalisasi juga kami lakukan yang namanya pendidikan digitalisasi,” terangnya.

“Perlunya mobil keliling untuk memberikan pelayanan kependudukan untuk bikin akte kelahiran dan lain-lain,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Luncurkan Teman Lansia, Bupati Ipuk Pastikan Warga Senior Rentan Tak Luput dari Layanan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperkuat perhatian kepada warga lanjut usia (lansia), ...
LEGISLATIF

Amithya Soroti Urgensi Retreat Kepala Sekolah Kota Malang di Tengah Efisiensi Anggaran

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta Pemerintah Kota Malang mengkaji ulang ...
EKSEKUTIF

Pungli di Akses Stadion GBT Disorot, Eri Cahyadi Tegaskan Jalan Umum Gratis

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Satgas Anti-Preman dan kepolisian membongkar gardu yang diduga ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Pemerintah Tetapkan Batas Usia Pakai Galon Guna Ulang

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong pemerintah segera menetapkan batas usia pakai maksimal ...
LEGISLATIF

Puan Maharani: Parlemen Punya Empat Tanggung Jawab Wujudkan Pemerintahan yang Adil

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan parlemen memikul empat tanggung jawab utama untuk mewujudkan tata ...
LEGISLATIF

Basarah Dorong Penanganan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan dari Hulu hingga Hilir

JAKARTA – Anggota Komisi XIII DPR RI Ahmad Basarah meminta penanganan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan ...