Rabu
16 September 2026 | 5 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Atasi Penyakit Prioritas Nasional di Jatim, Bu Risma Usulkan Program Kesehatan Terintegrasi

pdip-jatim-241018-debat-pilgub-1

SURABAYA – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 3, Tri Rismaharini menekankan isu kesehatan dalam debat publik Pilgub Jatim 2024, di Graha Unesa, Surabaya, Jumat (18/10/2024).

Data survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, yang menunjukkan tingginya angka kejadian penyakit kanker, jantung, stroke, dan penyakit ginjal, Jawa Timur menempati peringkat ke-6 untuk kasus kanker jantung dan stroke, serta peringkat ke-15 untuk penyakit ginjal.

Untuk mengatasi masalah kesehatan ini, Risma mengusulkan sejumlah langkah strategis yang akan diterapkan jika terpilih sebagai gubernur. Pertama, ia berkomitmen untuk memberikan akses kesehatan gratis melalui program Universal Heart Coverage (UHC) di seluruh daerah Jawa Timur.

“Kami ingin memastikan bahwa semua warga Jawa Timur memiliki akses ke layanan kesehatan yang memadai tanpa harus memikirkan biaya. Kesehatan adalah hak setiap individu,” tegas Risma.

Mantan Wali Kota Surabaya tersebut juga menekankan pentingnya menyediakan fasilitas rujukan khusus untuk penyakit jantung dan kanker di setiap Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil). Dengan cara tersebut, ia berharap masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan kesehatan yang mereka butuhkan.

“Kami akan melibatkan dokter spesialis untuk memutar di lima Bakorwil, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang diperlukan tanpa harus menunggu lama,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, Risma juga menggarisbawahi perlunya meningkatkan jumlah dokter spesialis di bidang jantung dan stroke. Dengan meningkatkan jumlah dokter spesialis, ia percaya bahwa layanan kesehatan di Jawa Timur akan lebih optimal.

“Kami akan memberikan beasiswa bagi dokter yang ingin mengkhususkan diri di bidang ini. Harapannya, mereka dapat tinggal dan mengabdi di daerah Bakorwil,” ungkapnya.

Sebagai langkah tambahan, Risma menjanjikan penyediaan tempat bagi dokter-dokter tersebut untuk mengabdi di wilayah yang membutuhkan.

“Kami ingin memastikan bahwa para dokter tidak hanya dilatih tetapi juga memiliki tempat yang layak untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat,” jelasnya.

Dengan langkah-langkah yang jelas dan terarah ini, Tri Rismaharini bersama Gus Hans menunjukkan keseriusannya untuk menangani masalah kesehatan di Jawa Timur.

Ia berharap, melalui program-program tersebut, Jawa Timur bisa menjadi lebih sehat dan sejahtera, serta mampu menurunkan angka kejadian penyakit-penyakit kritis di provinsi ini. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Bantu Air Bersih di 5 Desa Kecamatan Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih terus meluas di wilayah Kabupaten ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Pekerja Kebersihan Kampung Digandeng BPJS Ketenagakerjaan

SURABAYA — DPRD Kota Surabaya mendorong pekerja kebersihan di lingkungan kampung yang selama ini menerima upah dari ...
KRONIK

Kawal Penyaluran Air, Natasha Devianti Pastikan Bantuan Masuk Wilayah Kekeringan Bojonegoro

BOJONEGORO – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Natasha Devianti, bergerak, mengawal penyaluran air bersih ...
EKSEKUTIF

Rijanto Cek Jalan dan Jembatan di Blitar, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Bermanfaat

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto turun langsung mengecek progres pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah ...
KRONIK

Mengurai Ruwet Distribusi Pupuk Subsidi di Magetan, dari Kendala NIK Petani hingga Jumlah Poktan

MAGETAN – Persoalan masih saja membelit di seputar pupuk bersubsidi. Meski pemerintah dan produsen menyatakan stok ...