Jumat
10 Juli 2026 | 12 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dongkrak Ekonomi Kampung Manik Gudo, Mundjidah: Kita Dukung Akses Perbankan dan Pemasarannya

pdip-jatim-241009-bumun-kampanye-1

JOMBANG – Calon Bupati (Cabup) Jombang nomor urut 1, Mundjidah Wahab berkomitmen untuk terus mendukung sektor UMKM.

Salah satunya dengan mensosialisasikan program fasilitasi UMKM bermitra dengan perbankan dan membuka peluang pemasaran langsung maupun online.

Komitmen tersebut dia sampaikan ketika mengunjungi kampung UMKM manik-manik di Dusun Gambang, Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Senin (7/10/2024).

Mundjidah bersama rombongan tiba sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung berbincang sekaligus mendengarkan aspirasi para pegiat UMKM.

Cabup yang diusung PDI Perjuangan, PPP, dan Demokrat di Pilbup Jombang itu duduk membaur bersama para pekerja kerajinan atau perajin sentra UMKM manik-manik milik Titik.

Sembari ikut meronce, calon bupati yang berpasangan dengan calon wakil bupati Sumrambah tersebut juga menyosialisasikan program kerjanya lima tahun ke depan jika kembali terpilih memimpin Jombang untuk periode kedua.

“Kita support mulai akses perbankan untuk modal jaminan rendah dan pemasarannya,” kata bupati Jombang periode 2018-2023 itu di hadapan pegiat UMKM manik-manik.

Pada kesempatan itu, Titik, pemilik UMKM manik-manik JavaBeads, menyampaikan harapannya kepada Mundjidah.

Dia berharap agar usaha yang sudah ditekuninya bersama komunitas lokal selama bertahun-tahun ini diberikan dukungan.

Menurutnya, Desa Plumbon Gambang merupakan satu-satunya produsen manik-manik lokal yang sudah berjalan lebih dari setengah abad, tepatnya sejak 1980 silam.

Penduduk di sana sebagian besar juga dihidupkan oleh usaha pernak-pernik yang dinamainya oleh warga sekitar sebagai manik-manik Gudo, diambil dari nama kecamatannya.

Hanya di Desa Plumbon Gambang ini pula, limbah kaca disulap jadi manik-manik dengan ragam warna bergaya etnik. Tak hanya itu, bentuk manik pun diadopsi dari artefak-artefak pada masa kerajaan dulu atau bahkan lebih jauh lagi.

Limbah olahannya sendiri berasal dari bahan dasar kaca bekas, seperti piring, gelas, botol kaca pecah, atau yang sudah tidak terpakai. Selain bisa meminimalisir jumlah sampah kaca, kerajinan manik-manik ini juga dapat mendukung ekonomi warga.

“Bahannya pecahan beling, kaca bekas, kemudian dilebur dengan cara dipanaskan, lalu ditarik sampai menjadi panjang, selanjutnya dipotong dan di-ronce,” terang Titik.

Jangkauan pemasaran pun tak main-main mulai dari lokal hingga mancanegara.

Menjadikan produk manik-manik Gudo ini sebagai kerajinan yang sebetulnya mentereng di luar negeri, namun tak dikenal di Indonesia.

Dikatakan Titik, pemasaran paling jauh ke China dan AS, dengan penjualan bisa langsung maupun secara online.

“Harga paling murah Rp5 ribu, sedangkan paling mahal bisa menembus Rp2 jutaan per item. Tergantung bahan, tingkat kesulitan, dan estetika. Namun, yang harga Rp2 jutaan ini sedang habis, tidak ada,” sambung dia.

Oleh karenanya, harapan pengrajin dan pelaku UMKM disana kepada Mundjidah, pemerintahan ke depan bisa mendongkrak pemasaran yang lebih masif di kampung manik-manik.

“Harapan kami pemerintah bisa membantu modal dan tentunya pemasaran. Karena ini juga membuka lapangan pekerjaan,” harap Titik. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Terima Grand Collar Timor-Leste, Megawati: Persahabatan Indonesia-Timor-Leste Harus Terus Terjaga Lintas Generasi

Megawati Soekarnoputri menerima penghargaan tertinggi Timor-Leste dan menegaskan Grand Collar menjadi simbol ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Evaluasi OPD dengan SiLPA Tinggi, Pastikan APBD Tepat Sasaran

DPRD Surabaya akan mengevaluasi OPD dengan SiLPA APBD 2025 yang tinggi untuk memastikan penyerapan anggaran efektif ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi: Diklatsar Banser Harus Cetak Kader Disiplin dan Setia kepada Negara

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi menegaskan Diklatsar Banser harus menjadi momentum ...
EKSEKUTIF

2027, Pemkab Lamongan Fokus Pemerataan Infrastruktur Dasar

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan secara resmi menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Segera Selesaikan 9 Temuan BPK Terkait APBD 2025

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mendesak pemerintah kabupaten ...
EKSEKUTIF

Bertemu Kepala Puskesmas se-Bangkalan, Bupati Lukman: Kesehatan Investasi Utama Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan sebagai ...