Sabtu
04 Juli 2026 | 11 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Coblos Nomor 2, Bunda Indah – Mas Yudha”

IMG-20240924-WA0039_copy_812x568

LUMAJANG – Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Lumajang, bunda Indah-mas Yudha resmi mendapatkan nomor urut 2 dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Lumajang tahun 2024.

Hal ini diputuskan dalam rapat pleno pengundian dan penetapan nomor urut calon yang digelar oleh KPU Lumajang, Senin malam (23/9/2024) di Rock Convention Center (RCC).

Setelah sebelumnya Minggu (22/92024) KPU Lumajang telah menetapkan bahwa peserta pilkada Lumajang 2024 terdapat 2 pasangan saja.

Ratusan masyarakat yang terdiri dari kader partai pengusung, relawan, dan simpatisan berbondong-bondong mengiringi dan mengantarkan bunda Indah-mas Yudha ke lokasi acara.

Mengawali sambutannya, bunda Indah mengucapkan selamat Hari Tani Nasional, yang jatuh pada 24 September. Katanya, momentum Hari Tani Nasional menjadikan para petani yang ada di Lumajang lebih semangat dan produktif.

Lebih lanjut, bunda Indah mengatakan bahwa pada dasarnya seluruh masyarakat menginginkan Kabupaten Lumajang menjadi daerah yang maju, hebat dan martabat. Maka dari itu, kata bunda Indah visi pasangan ini untuk mewujudkan Lumajang yang AMAN (Amanah, Manusiawi, dan Berkeadilan) harus diperjuangkan.

“Amanah, sebuah komitmen penting dari kepala daerah bahwa dia mampu menjaga kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat terkait pengelolaan pemerintahan dan pengelolahan keuangan daerah. Reformasi birokrasi, digitalisasi wajib dilakukan. Tetapi karakter sumber daya manusianya juga harus bersih manusianya,” papar bunda Indah.

Lebih lanjut, bunda Indah menjelaskan makna manusiawi dalam visinya merupakan cara pendekatan kepala daerah kepada rakyatnya, menghargai, menghormati dan mengorangkan rakyatnya dengan baik. Menjadi pendengar yang baik ketika rakyatnya berbicara dan menjadi solutor yang baik bagi setiap permasalahan rakyatnya.

“Berkeadilan, komitmen melaksanakan pembangunan yang memperhatikan kesejahteraan semua masyarakat tanpa membedakan golongan atau kelompok.”

“Semua masyarakat harus mendapatkan hak-hak nya secara adil, tidak ada si kaya menerima bantuan, sementara masih banyak masyarakat yang tidak berkemampuan secara ekonomi, namun belum mendapatkan bantuan dari pemerintah,” lanjutnya.

Kemudian, sambutan dilanjutkan memaparkan visi dari pasangan ini dan 20 program unggulan. Pembacaan 20 program unggulan dilakukan secara bergantian antara bunda Indah dan mas Yudha.

Pasangan bunda Indah-mas Yudha yakin bahwa hal ini merupakan suatu jalan kemenangan. Dengan mendapatkan nomer urut 2, kata bunda Indah mudah-mudahan membawa keberkahan dan kemenangan.

“Coblos nomor 2,” tutup bunda Indah, yang kemudian disambut yel-yel dari para pendukung “Wes wayahe bunda Indah dan Yudha,” soraknya bergermuruh. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kebudayaan Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di Lumajang

LUMAJANG — Kemajuan suatu daerah tidak melulu diukur dari masifnya pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. ...
KRONIK

Siap Gelar Musran, Lukman Hakim: Kita Siapkan Gen Z untuk Jadi Pelopor

BANGKALAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan menggelar menggelar rapat koordinasi ...
KRONIK

Percepat Penanganan Air Bersih Warga, Bupati Fauzi Tetapkan Status Siaga Musim Kemarau

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menetapkan status siaga bencana kekeringan menyusul banyaknya ...
KRONIK

Bulan Bung Karno, Dhea Sartika PDIP Gelar Doa Bersama dan Bagikan Alat Pertanian

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, Dhea Sartika menggelar peringatan Bulan Bung Karno ...
EKSEKUTIF

Bupati Rijanto: Kompetisi Tenis Usia Dini Jadi Fondasi Pembinaan Atlet Berprestasi

Bupati Blitar Rijanto menegaskan kompetisi tenis usia dini menjadi fondasi pembinaan atlet berprestasi saat membuka ...
KRONIK

Ketika Tokoh-tokoh Senior Partai di Bojonegoro Berkumpul, Bercerita Pergerakan Sejak Era PDI

​BOJONEGORO – Guna memperkokoh barisan dan menjaga kesinambungan sejarah perjuangan partai, jajaran kader, tokoh, ...