Minggu
07 Juni 2026 | 3 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

77 Persen Difabel di Situbondo Pengangguran, Cabup Mas Rio Siapkan Skema Perlindungan dan Fasilitasi

IMG-20240923-WA0062

SITUBONDO – Ratusan difabel di Situbondo tidak bekerja alias pengangguran. Hal itu diungkapkan calon bupati, Yusuf Rio Wahyu Prayogo alias Mas Rio saat merayakan Hari Bahasa Isyarat Internasional 23 September 2024 bersama para difabel.

Acara diselenggarakan di pusat kota alun-alun Situbondo wujud  keberpihakan Mas Rio kepada warga disabilitas.

Dalam wawancaranya, pria asal Dawuhan itu, mengatakan bahwa salah satu misi yang tertuang dalam visi dan misi pasangan Mas Rio – Mbak Ulfi adalah perlindungan dan penguatan peran perempuan, anak dan disabilitas.

“Teman difabel memiliki hak yang sama dengan semua orang sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016. Nah, hak mereka ini yang harus kita lindungi. Jangan sampai hak mereka untuk mendapatkan informasi dirampas hanya karena mereka difabel,” ujar Mas Rio.

Masih menurut Mas Rio, Hari Bahasa Isyarat Internasional haruslah menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan seluruh stakeholder memfasilitasi para difabel dengan menyediakan juru bahasa isyarat dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.

“Minimal untuk mempermudah bagi teman difabel mendapatkan informasi pekerjaan,” katanya.

Tahun 2022 lalu, kata Mas Rio,  salah satu organisasi difabel di Situbondo pernah melakukan penelitian dan mengambil  811 respon disabilitas. Dari 811 responden 23 persen bekerja dan 77 persen tidak bekerja.

“Nah, dari 23 persen tersebut hanya 1 persen yang bekerja di sektor formal sisanya kerja non formal atau serabutan yang sama sekali dalam hal gaji dan pelayanan kesehatan tidak berpihak kepada mereka,” lanjut Mas Rio.

Bagi Mas Rio, semua berawal dari kurangnya akses informasi yang mereka dapatkan. Kurangnya Informasi bisa berdampak terhadap pendidikan, kesehatan, pekerjaan, bebas dari stigma  dan 22 hak disabilitas seperti yang tertuang di UU Nomor 8 Tahun 2016.

“Momentum Hari Bahasa Isyarat internasional 23 September 2024 haruslah menjadi langkah awal menggerakkan pola hidup inklusi. Jangan biarkan teman difabel berjuang sendiri. Kita harus bersama-sama.  Patenang-Pamenang Mas Rio-Mbak Ulfi,” pungkasnya. (isa/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banteng Jatim FC U-17 Bungkam Deltras EPA 3-0, Modal Berharga Menuju Soekarno Cup 2026

Banteng Jatim FC U-17 mengalahkan Deltras EPA 3-0 dalam laga uji coba di Surabaya. Hasil ini memperpanjang tren ...
HEADLINE

Hasto Kristiyanto: Bulan Bung Karno Momentum Pembebasan Rakyat Marhaen

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak kader menjadikan Bulan Bung Karno sebagai momentum pembebasan ...
KRONIK

Ratusan Warga Padati Makam Bung Karno pada Peringatan Hari Lahir ke-125 Sang Proklamator

Ratusan warga mengikuti doa bersama di Makam Bung Karno, Kota Blitar, untuk memperingati Hari Lahir ke-125 Sang ...
HEADLINE

DPP PDI Perjuangan Nilai Jatim Berpotensi Akselerasi Elektabilitas Partai Menuju Pemilu 2029

Penutupan Bimtek Fraksi PDI Perjuangan se-Indonesia menegaskan posisi strategis Jawa Timur dalam mengakselerasi ...
KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, PDIP Kabupaten Blitar Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Kerja Kerakyatan

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menggelar tasyakuran Hari Lahir Bung Karno dengan doa bersama dan tumpengan. ...
KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Salurkan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Terdampak Kekeringan

DPC PDI Perjuangan Bondowoso menyalurkan bantuan air bersih dan sembako kepada warga terdampak kekeringan di 13 ...