Jumat
06 November 2026 | 7 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Uji Coba Makan Bergizi Gratis, Mas Dhito: Untuk Anak SMA/SMK Banyak yang Request Sambel

pdip-jatim-240917-ujicoba-maksi-gratir-1

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) meninjau pelaksanaan uji coba program makan bergizi gratis bagi para pelajar di SMK Negeri 1 Purwoasri, Selasa (17/9/2024).

Pemberian tambahan makan bergizi gratis bagi anak sekolah ini merupakan program dari presiden terpilih Prabowo yang telah diujicobakan di berbagai daerah. Di Kabupaten Kediri pelaksanaan ujicoba dilakukan selama tiga hari hingga Kamis depan.

“Ini bagian komitmen dari pemerintah Kabupaten Kediri, bahwa kami harus menjalankan program pemerintah pusat,” kata Mas Dhito.

Dalam kegiatan peninjauan itu, Mas Dhito yang datang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kediri mengecek langsung terkait menu yang disajikan.

Paket makanan itu berisi nasi beserta lauk nuget ayam, telur, buah, sayuran dan susu.

Memastikan kualitas rasa dan keamanan dari menu yang dibagikan, Mas Dhito bersama Forkopimda ikut makan bersama dengan pelajar menggunakan menu yang sama.

Hal menarik pun terjadi saat Mas Dhito minta tanggapan kepada para pelajar atas menu yang disajikan. Mereka justru meminta tambahan sambel.

“Rasanya enak tidak ada masalah, cuman kalau untuk anak SMK/SMA banyak yang request minta sambel. Cuman masih kita hitung baik buruknya takutnya kalau sambel nanti ada efek-efeknya,” ungkap Mas Dhito.

Selain di SMK Negeri 1 Purwoasri, pada hari yang sama ujicoba pelaksanaan program tambahan makan bergizi juga dilakukan di enam sekolah lain setingkat kelompok bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK).

Untuk berikutnya ujicoba dilakukan pada pelajar setingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selama tiga hari jumlah sasaran ujicoba pemberian tambahan makanan bergizi sekitar 3.000 pelajar.

Dari pantauan yang dilakukan secara langsung bersama Forkopimda, diakui ada evaluasi terkait anggaran untuk satu porsi paket makanan bergizi yang dibagikan. Disebutkan, paket makanan bergizi itu idealnya satu porsi tidak lebih dari Rp20 ribu.

Hanya saja, dari pantauan di SMK Negeri 1 Purwoasri, paket makanan yang diberikan nilainya mencapai Rp22 ribu. Kelebihan anggaran itu pun terjadi karena pengaruh kemasan yang digunakan.

Selanjutnya, ketika program itu mulai efektif dijalankan, menurut Mas Dhito, akan dilakukan perubahan pada penggunaan tempat makanan tanpa mengubah kualitas gizi dari menu makanan yang diberikan.

“Jadi gizinya tetap sama hanya kemasan makanannya yang diganti supaya harganya masuk Rp 20 ribu,” pungkasnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Usulkan Sumur Resapan Jadi Alternatif Pengendalian Banjir Surabaya

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mengusulkan pembangunan sumur resapan sebagai alternatif ...
LEGISLATIF

Sound Horeg Picu Pro-Kontra, DPRD Jember Siapkan Jalan Tengah Lewat Perda

JEMBER – Pro-kontra penyelenggaraan sound horeg di Kabupaten Jember mendorong DPRD mencari jalan tengah melalui ...
LEGISLATIF

44 Ribu Anak Tak Sekolah di Jatim, Sri Untari Usulkan Perluasan PJJ

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mengusulkan perluasan program Pembelajaran Jarak ...
KRONIK

Sukseskan Bulan Bakti KKP, Pemkab Banyuwangi Bersiap Perluas Kampung Nelayan

BANYUWANGI – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar peringatan HUT ke-27 KKP dengan program Bulan Bakti ...
KRONIK

Anggota DPRD Jatim Minta Polisi Ungkap Pelaku Dugaan Kekerasan Terhadap Pelajar Magetan

MAGETAN — Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan, Diana A.V. Sasa, menyampaikan keprihatinan mendalam atas ...
SEMENTARA ITU...

Rijanto Dorong Sinergi Bulog dan Pemerintah Perkuat Peternak Ayam Petelur Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat, daerah, dan Perum Bulog untuk ...