Rabu
30 September 2026 | 3 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Pangan Murah, Bupati Ony Sebut Inflasi di Ngawi Terkendali

IMG-20240827-WA0015_copy_832x523
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bercengkrama dengan salah satu pedagang di Gelar Pangan Murah, Selasa (27/8/2024). (Ahmad/pdiperjuangan-jatim.com)

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gelar Pangan Murah. Bazar yang menjual beragam kebutuhan sehari-hari dengan harga miring itu digelar di jalan serong, Alun-alun Merdeka Ngawi, pada Selasa (27/8/2024).

Sejumlah kios berjejer di sisi barat jalan serong. Kios non permanen ini menjual berbagai kebutuhan pokok. Seperti beras, gula, telur ayam, minyak goreng, hingga sayur mayur segar. Tentu dengan harga jual yang lebih murah dibandingkan harga pasaran.

Keberadaan Gelar Pangan Murah tentu menarik minat para warga Ngawi. Para warga datang berduyun untuk membeli aneka ragam sembako yang murah meriah.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono hadir untuk membuka dan memantau aktifitas bazar. Setelah membuka resmi Gelar Pangan Murah, Bupati Ony menyusuri tiap kios dari ujung ke ujung, bercengkrama memantau harga.

Bupati Ony mengatakan, gelar pangan murah sebagai bentuk penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Ngawi. Selain itu, keberadaan kegiatan ini juga sebagai penyeimbang narasai yang kerap muncul saat terjadi kenaikan harga sembako.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, narasi yang terbangun saat terjadinya ketidakstabilan harga sering mengesampingkan fakta-fakta di lapangan. Dimana hal itu mengerdilkan peran petani sebagai produsen, dan arus distribusi barang.

“Ini bagian dari narasi yang baik. Jangan sampai masyarakat petani kita sudah berjuang keras menghadirkan pangan murah, terus kemudian hanya karena segelintir orang yang mencari keuntungan, menarasikan hal-hal jelek. Akhirnya dibikin seolah-olah kita kekurangan pangan,” kata Bupati Ony.

Pantauan di lapangan, Gelar Pangan Murah di alun-alun Merdeka Ngawi terbilang lebih lengang dibandingkan acara serupa. Menurut Bupati Ony, kelengangan itu sebagai indikasi bahwa inflasi di Kabupaten Ngawi semakin terkendali. Bahwa, harga kebutuhan di tingkat pasar masih terjangkau bagi masyarakat.

“Bisa dilihat bahwa di Ngawi tidak terjadi fluktuasi harga sembako yang signifikan. Biasanya harga bawang merah, cabai, diangka Rp70-80 ribu, sekarang relatif di harga Rp30 ribuan. Dalam ini dalam kondisi yang relatif normal. Inflasinya lebih terkendali,” ujar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono di acara Gelar Pangan Murah. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

PGRI Blitar Soroti Periodisasi Kepala Sekolah, Guntur Wahono Siap Kawal Aspirasi Guru

BLITAR – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Blitar menyoroti penerapan regulasi periodisasi kepala ...
EKSEKUTIF

Cegah Anak Mengamen, Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan Menjahit dan Usaha Gorengan

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak hanya menghentikan aktivitas seorang anak yang diduga diajak ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Banyuwangi Salurkan Ribuan Paket Bansos untuk Jukir, Kuli, hingga Asongan

BANYUWANGI – Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Ana Aniati, mengatakan PDI Perjuangan menyalurkan ribuan paket ...
KRONIK

Said Abdullah: Prabowo-Megawati Akan Bertemu Lagi, Diharapkan 17 Oktober

JAKARTA – Pertemuan lanjutan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri direncanakan ...
LEGISLATIF

Baktiono Minta Seleksi Direksi BUMD Surabaya Bebas Manuver Politik

SURABAYA – Proses seleksi calon Direksi lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Surabaya mendapat perhatian DPRD ...
KRONIK

Sinung Soroti Rencana Utang Rp45 Miliar dalam APBD Bondowoso 2027

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menyoroti rencana pemerintah daerah menarik utang Rp45 ...