Minggu
16 Agustus 2026 | 11 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Pangan Murah, Bupati Ony Sebut Inflasi di Ngawi Terkendali

IMG-20240827-WA0015_copy_832x523
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bercengkrama dengan salah satu pedagang di Gelar Pangan Murah, Selasa (27/8/2024). (Ahmad/pdiperjuangan-jatim.com)

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gelar Pangan Murah. Bazar yang menjual beragam kebutuhan sehari-hari dengan harga miring itu digelar di jalan serong, Alun-alun Merdeka Ngawi, pada Selasa (27/8/2024).

Sejumlah kios berjejer di sisi barat jalan serong. Kios non permanen ini menjual berbagai kebutuhan pokok. Seperti beras, gula, telur ayam, minyak goreng, hingga sayur mayur segar. Tentu dengan harga jual yang lebih murah dibandingkan harga pasaran.

Keberadaan Gelar Pangan Murah tentu menarik minat para warga Ngawi. Para warga datang berduyun untuk membeli aneka ragam sembako yang murah meriah.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono hadir untuk membuka dan memantau aktifitas bazar. Setelah membuka resmi Gelar Pangan Murah, Bupati Ony menyusuri tiap kios dari ujung ke ujung, bercengkrama memantau harga.

Bupati Ony mengatakan, gelar pangan murah sebagai bentuk penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Ngawi. Selain itu, keberadaan kegiatan ini juga sebagai penyeimbang narasai yang kerap muncul saat terjadi kenaikan harga sembako.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, narasi yang terbangun saat terjadinya ketidakstabilan harga sering mengesampingkan fakta-fakta di lapangan. Dimana hal itu mengerdilkan peran petani sebagai produsen, dan arus distribusi barang.

“Ini bagian dari narasi yang baik. Jangan sampai masyarakat petani kita sudah berjuang keras menghadirkan pangan murah, terus kemudian hanya karena segelintir orang yang mencari keuntungan, menarasikan hal-hal jelek. Akhirnya dibikin seolah-olah kita kekurangan pangan,” kata Bupati Ony.

Pantauan di lapangan, Gelar Pangan Murah di alun-alun Merdeka Ngawi terbilang lebih lengang dibandingkan acara serupa. Menurut Bupati Ony, kelengangan itu sebagai indikasi bahwa inflasi di Kabupaten Ngawi semakin terkendali. Bahwa, harga kebutuhan di tingkat pasar masih terjangkau bagi masyarakat.

“Bisa dilihat bahwa di Ngawi tidak terjadi fluktuasi harga sembako yang signifikan. Biasanya harga bawang merah, cabai, diangka Rp70-80 ribu, sekarang relatif di harga Rp30 ribuan. Dalam ini dalam kondisi yang relatif normal. Inflasinya lebih terkendali,” ujar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono di acara Gelar Pangan Murah. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini Apresiasi Bringinan, Pisang Cavendish Jadi Sumber Ekonomi Warga

Novita Hardini mendorong budidaya pisang Cavendish di Desa Bringinan, Ponorogo, menjadi model pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Pesan Bupati Fauzi untuk Paskibraka 2026: Disiplin Jangan Cuma Pas Upacara!

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengukuhkan Paskibraka 2026 di Pendopo Agung Keraton, Sabtu ...
KRONIK

Tiga Wasit Perempuan Warnai Laga Soekarno Cup 2026 di Bangkalan

BANGKALAN – Laga Banteng Papua Tengah melawan Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion ...
KRONIK

Banteng Papua Tengah Tekuk Sulawesi Selatan 2-0 di Soekarno Cup 2026

BANGKALAN – Banteng Papua Tengah meraih kemenangan 2-0 atas Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gerakkan Struktur di Flores, Rumah Partai Jadi Posko Pengungsian

PDI Perjuangan menggerakkan struktur di Manggarai Timur, Sikka, dan Nagekeo membantu korban gempa Flores. ...
HEADLINE

Kalahkan Maluku Raya, Banteng Jatim Bangkit dan Kejar Gelar Juara Soekarno Cup

SURABAYA – Banteng Jatim FC menunjukkan kebangkitan di Soekarno Cup 2026. Setelah sebelumnya hanya meraih hasil ...