Selasa
25 Agustus 2026 | 1 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mas Ipin Bakal Perluas Demplot Sawah Hemat Air

pdip-jatim-240721-panen-raya

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin panen padi pada demplot (demonstration plot) sawah hemat air di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Sabtu (20/7/2024).

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini mengaku senang dan bangga karena pertanian dengan sistem ini mampu bertahan di tengah krisis iklim.

Terbukti, sebutnya, sejak dilakukan akhir 2023 lalu, pertanian dengan sistem hemat air ini telah berhasil panen dua kali meski hujan tidak menentu.

Melihat keberhasilan ini Mas Ipin berencana memperluas demplot sawah hemat air. Terlebih setelah melihat tingginya animo masyarakat akan hasil sitem pertanian ini.

Setelah membandingkan dalam sebuah sarasehan sistem ini dipercaya petani lebih baik.

“Hari ini kita melakukan panen. Uji coba pertanian hemat air dan juga hemat pupuk. Ini sudah dua kali panen,” ujar dia.
Produktivitas lahan sawah ini juga sudah diteliti oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Mereka membandingkan hasil panen antara lahan sawah basah dan kering.

Hasilnya ternyata lebih baik dengan lahan kering dengan perawatan seperti ini.

“Kalau ini bisa terjadi maka kemungkinan insya Allah di Trenggalek nanti kita bisa mengatasi krisis iklim dengan pertanian seperti ini. Kita bisa target meskipun tidak ada dalam tanda kutip musim hujan yang nggak pasti ini kita target bisa panen 4 kali,” tutupnya.

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Sinar Harapan Desa Sukorejo Gandusari, Isnanto menambahkan untuk uji coba tanaman hemat air ini sudah dilakukan sejak tahun 2023 lalu.

Caranya sangat mudah. Mereka menggali tanah sedalam 50 cm. Setelah itu mereka memberikan lembaran plastik UV. Berada di dalam tanah, harapannya plastik UV ini bisa bertahan 8 sampai 10 tahun.

Bekas galiannya dicampur dengan pupuk organik dan dikembalikan. Mereka kemudian mengasih aliran air seperti biasa dan ditanami.

“Dengan begitu harapan kami memang bisa mencapai IP 400 dalam 1 tahun benar-benar bisa panen 4 kali,” harapnya.

Untuk produktivitasnya diakui Isnanto lebih baik. Sama halnya dengan data BPS, statistik produktivitasnya lebih baik di lahan kering yang dilakukan oleh Pokmas ini.

Dikarenakan kecukupan air dan kecukupan pupuk dengan menggunakan olah tanam ini. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Megawati Terharu Saksikan Visual Drone di Closing Ceremony Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Closing ceremony Final Soekarno Cup 2026 di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (24/8/2026), ...
KRONIK

Soekarno Cup Jaga Rumput GBT, Panggung Penutupan Ditempatkan di Jogging Track

Soekarno Cup 2026 menempatkan panggung penutupan di jogging track GBT untuk menjaga rumput tetap prima dan ...
LEGISLATIF

Reses, Erix Maulana Siap Fasilitasi Persoalan Hukum Warga

BOJONEGORO – Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PDI ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Buktikan Talenta Sepak Bola Bisa Lahir dari Lapangan Kampung

SURABAYA – Turnamen Soekarno Cup 2026 membuktikan pemain sepak bola berkualitas tidak hanya lahir dari akademi ...
KRONIK

Ribuan Suporter Panaskan Final Soekarno Cup 2026, Dukung dengan Semangat Sportivitas

SURABAYA – Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya dipenuhi gegap gempita pada laga final Soekarno Cup ...
KRONIK

Tari Kolosal Wonderful of East Java Meriahkan Final Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Penampilan tari kolosal bertajuk “Wonderful of East Java” turut memeriahkan closing ceremony laga Final ...