TULUNGAGUNG – Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung menggelar acara Langen Beksan di lapangan Desa Sendang, Minggu (7/7/2024) malam.
Kegiatan yang mengusung tema “Nglumpukne Balung Pisah” itu dilaksanakan bersama Paguyuban Arisan Wilis wilayah kecamatan setempat.
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sendang Dwi Yono mengatakan, kegiatan Langen Beksan dengan tema “Nglumpukne Balung Pisah” dilaksanakan dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno dan 1 Suro.
Selain itu, kegiatan Langen Beksan juga sebagai upaya untuk melestarikan budaya asli Indonesia serta implementasi dari visi kebudayaan yang dibawa oleh PDI Perjuangan.

“Salah satu konsep Tri Sakti yaitu berkepribadian dalam kebudayaan, sehingga budaya asli Indonesia harus dilestarikan dari generasi ke generasi,” kata Dwi Yono.
Dia menambahkan, kesenian Campursari Langen Beksan yang ditampilkan adalah salah satu dari banyaknya budaya warisan leluhur asli Indonesia.
Untuk itu, di era yang serba digital dimana hampir seluruh masyarakat bersentuhan dengan media sosial (medsos), maka melestarikan budaya asli Indonesia warisan leluhur adalah hal yang sangat penting.

“Era digital saat ini berdampak pada terjadinya pengaruh budaya luar yang terkadang kurang sesuai dengan kepribadian Indonesia, hal ini bisa dibendung dengan cara melestarikan budaya asli Indonesia,” terangnya.
Menurut Dwi Yono, salah satu cara melestarikan budaya asli Indonesia adalah melakukan kaderisasi budaya dengan memunculkan generasi penerus.
Sehingga, budaya asli Indonesia harus dikenalkan kepada anak-anak atau generasi penerus sedini mungkin.
“Dengan pengenalan budaya sejak dini, diharapkan para generasi penerus tidak hanya menjadi penonton tapi menjadi pelaku kebudayaan,” tutup Dwi. (sin/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












