Jumat
14 Agustus 2026 | 2 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Masuk 5 Besar Nasional, Bupati Sanusi Apresiasi Batik Asli Donomulyo

pdip-jatim-240629-batik-balindo

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang mendapatkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Pesona Batik Nusantara 2024, batik asal Donomulyo, Kabupaten Malang masuk lima besar nasional, juara harapan dua.

Hal itu mengindikasikan pesona batik khas Kabupaten Malang jadi perhatian nasional.

Dalam event yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Plor Management di Jakarta pada 21-23 Juni lalu, Bumi Kanjuruhan mengirim karya khas Donomulyo.

Batik tersebut dibuat handmade pada April 2024 dan sudah ber-HKI motif dari Kemenkumham RI. Batik tersebut dibuat Umi Lestarianti, warga Dusun Mulyosari, Desa Donomulyo, Kecamatan Donomulyo.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada para pembatik-pembatik Kabupaten Malang, terutama pembatik dari Donomulyo karena bisa membawa harum Kabupaten Malang yakni mendapatkan predikat Juara Harapan II Nasional,” ungkap Bupati Malang HM Sanusi, kemarin.

Dalam ajang tersebut batik dikenakan pemuda bernama Iqbal Nurhainin Prakoso. Pembatik sengaja berkolaborasi dengan anak-anak yang sudah bergelut di dunia fashion dan designer.

Baju batik yang digunakan merupakan rancangan dari Dandy Krisna Megantara asli dari Kabupaten Malang. Dia adalah Runner Up 1 Duta Literasi Indonesia 2023.

“Merupakan kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Malang karena anak-anak muda kita berkreasi. Saya juga berharap nantinya pemuda-pemudi dari Kecamatan lainnya bisa mengikuti jejak dari Kecamatan Donomulyo. Karena kreasi anak-anak muda mulai hari ini harus kita dukung penuh agar pembatik bukan dari kalangan orang tua saja. Saya yakin dengan adanya anak-anak muda berkreasi, ketelatenan akan lebih terjaga”, imbuh Ketua TP PKK Kabupaten Malang yang sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Malang.

Perlu diketahui, nama batik tersebut adalah Balindo, atau “Batik Asli Donomulyo”. Batiknya bermotif paralayang dan merak alasan.

Paralayang merepresentasikan salah satu wisata andalan di pantai Modangan, Kecamatan Donomulyo. Sedangkan merak alasan merupakan hewan merak yang hidup di hutan kawasan Donomulyo. Kain batik tulis itu didesain dan dijahit sedemikian rupa. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC Tahan Banteng Kalbar, 25 Talenta Muda Terus Ditempa di Soekarno Cup

Banteng Jatim FC menahan imbang Banteng Kalbar di laga kedua Soekarno Cup 2026. Tim ini membawa 25 talenta terbaik ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...