Rabu
30 September 2026 | 2 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

54 Tahun Wafatnya Presiden Pertama RI, Megawati Nyekar Makam Bung Karno

pdip-jatim-240621-nyekar-makam-bk-msp-1

BLITAR – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berziarah ke makam ayahandanya, Presiden pertama RI, Ir Soekarno di Kota Blitar, Jumat (21/6/2024). Ziarah tersebut bertepatan dengan tanggal wafatnya Bung Karno, 21 Juni.

Megawati bersama rombongan tiba di makam Bung Karno (MBK) sekira pukul 12.50 WIB. Dia didampingi jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan seperti Hasto Kristianto, Djarot Saiful Hidayat dan Tri Rismaharini, serta Menseskab Pramono Anung.

Ikut serta dalam ziarah itu, jajaran pengurus DPD dan anggota fraksi PDI Perjuangan Jawa Timur. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Wakil Walikota Surabaya Armuji, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, serta Walikota Blitar Santoso dan pengurus DPC PDIP Kota dan Kabupaten Blitar.

Mereka kompak mengenakan seragam PDI Perjuangan dengan warna khas merah yang melambangkan keberanian.

Kedatangan Presiden ke-5 RI bersama rombongan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat, kader Banteng, dan para peziarah yang memadati komplek Makam Bung Karno.

Selepas menyapa masyarakat, Megawati langsung memanjatkan doa di depan pusara Makam Bung Karno, mereka mendoakan mendiang sang proklamator kemerdekaan RI tersebut agar selalu diberikan rahmat Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

Baca juga: Peringati Kelahiran Putra Sang Fajar, Menseskab Pramono Anung Ziarah Makam Bung Karno

Kepada wartawan, Sekjen PDIP Hasto Kristianto menyampaikan ziarah ini setiap tahunnya rutin dilakukan oleh Ketum Megawati Soekarnoputri bersama seluruh keluarga besar PDI Perjuangan.

“Ini adalah kegiatan rutin yqng dilakukan Ibu Megawati tepat pada 21 Juni, tanggal wafatnya Bapak Proklamator RI, Soekarno,” kata Hasto usai acara nyekar Makam Bung Karno.

Dia menyebutkan dengan tradisi spiritual yang sangat kuat, generasi hari ini diajarkan oleh Bung Karno bahwa api perjuangan, ide, gagasan dan cita-cita untuk bangsa dan negara akan selalu hidup.

“Hingga meskipun sudah wafat, Bung Karno dimakamkan di Blitar ini, tetapi kita melihat, sejarah membuktikan bahwa kebenaran terhadap seluruh ide gagasan pemikiran Bung Karno yang ditujukan untuk rakyat, bangsa indonesia dan dunia itu terus mewarnai peradaban dunia ini,” sambungnya.

Oleh karena itu, lanjut Hasto, doa yang dilakukan oleh Megawati Soekarnoputri bersama dengan rombongan ditujukan agar seluruh perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan oleh Bung Karno dapat diwarisi serta dilanjutkan oleh seluruh anak bangsa. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Minta Seleksi Direksi BUMD Surabaya Bebas Manuver Politik

SURABAYA – Proses seleksi calon Direksi lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Surabaya mendapat perhatian DPRD ...
KRONIK

Sinung Soroti Rencana Utang Rp45 Miliar dalam APBD Bondowoso 2027

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menyoroti rencana pemerintah daerah menarik utang Rp45 ...
EKSEKUTIF

Debit Sumber Air Menurun, 500 Warga Selorejo Kediri Dapat Bantuan Air Bersih

KEDIRI – Sekitar 500 warga Dusun Selorejo, Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mengalami kesulitan ...
LEGISLATIF

Rencana Kementerian Haji dan Umrah Mengaudit Forensik BPKH, Abidin Fikri Setuju dengan Catatan

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Abidin Fikri meminta pemerintah, khususnya ...
KRONIK

Tiga Pilar Cup Ngawi; Sepakbola Lintas Profesi, Lariskan UMKM

NGAWI – Setiap sore, suasana di Lapangan Alun-Alun Merdeka Kabupaten Ngawi ramai oleh pertandingan sepak bola dan ...
LEGISLATIF

Pemkot-DPRD Surabaya Sepakat Desil Bukan Patokan Mutlak Penyaluran Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Kota Surabaya sepakat tidak menjadikan klasifikasi desil dalam data ...