Jumat
23 Oktober 2026 | 1 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Berbagi Pengalaman di Jayapura

pdip-jatim-risma-di-jayapura

pdip-jatim-risma-di-jayapuraJAYAPURA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, membangun infrastuktur kota memang penting. Tapi, membangun kualitas warganya jauh lebih penting agar kemajuan kota dapat dinikmati oleh warganya.

“Untuk apa pemerintah kota membangun infrastruktur maju kalau yang menikmati bukan warganya. Warga asli kota harus menikmati manfaat pembangunan kota, harus menjadi tuan dan nyonya di kotanya sendiri,” tegas Risma.

Pernyataan ini dia sampaikan saat menjadi pembicara pada talk show bertajuk ‘Strategi Jayapura Menuju Kota Metropolitan dengan studi kasus Kota Surabaya’ yang digelar di Aula Syansoor, Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (4/3/2016). Talk show itu digelar Pemerintah Kota Jayapura untuk merayakan HUT 106 Kota Jayapura.

Kader PDI Perjuangan itu juga meyakinkan, bila ada kehendak kuat dan didasari ketulusan, semua upaya membangun kota yang dihadapkan pada keterbatasan anggaran akan teratasi.

“Tuhan akan memberi jalan. Yang penting kita punya niat dan tulus, semua akan mudah. Tinggal kita mau atau tidak,” ujarnya.

Selama talk show, Risma berbagi kisah mulai dari program pencegahan korupsi melalui sistem yang memanfaatkan teknologi, pembangunan taman, kebersihan, pemberdayaan UKM, pendidikan, pengelolaan sampah, penanganan banjir, wisata hingga kisah penutupan lokalisasi Dolly.

Sementara, Wali Kota Jayapura Benhur Toni Mano menyatakan, perlu bagi jajaran Pemkot Jayapura untuk mengambil nilai positif yang telah dikembangkan Kota Surabaya. “Ibu Risma menjadi salah satu panutan dalam penyelenggaraan pemerintah bersih dan modern. Kami senang bisa berbagi pengalaman,” kata Benhur.

Setelah talk show, Risma bersama Benhur membuka gerak jalan umum dan tingkat pelajar di Jalan Entrop, Jayapura.

Risma mendarat di Bandara Sentani sekitar pukul 07.00 WIT. Kedatangannya di tanah Papua ini merupakan yang pertama bagi Risma.

Setiba di Bandara Sentani, Risma disambut tarian selamat datang. Dalam prosesi tarian itu, dia mendapatkan penghormatan menginjak piring adat sebagai simbol sudah menjadi satu keluarga besar. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...
KRONIK

Peringati Hari Santri, ASN Banyuwangi Kenakan Busana ala Santri Selama Sepekan

BANYUWANGI – Peringatan Hari Santri di Banyuwangi selalu mendapat perhatian lebih dari Pemkab Banyuwangi. Berbagai ...
KRONIK

HSN 2026, Bupati Fauzi Dorong Santri Kuasai Ilmu hingga Kembangkan Kewirausahaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendorong para santri untuk memperkuat kualitas diri melalui ...
KRONIK

Sri Untari Ajak Emak-emak di Malang Berdoa Bersama Memohon Hujan

MALANG – Di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Jawa Timur, ...
KRONIK

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Ajak Santri Terus Mengabdi untuk Negeri

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, mengajak seluruh santri untuk terus ...