Minggu
09 Agustus 2026 | 12 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasto: Risma Bangun Sistem Pencegahan Korupsi yang Andal

pdip-jatim-risma-hasto-di-rumdin-walikota

pdip-jatim-risma-hasto-di-rumdin-walikotaSURABAYA – Sebelum menghadiri Rakercab PDI Perjuangan Surabaya, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto secara khusus berdialog dengan Wali Kota Tri Rismaharini terkait sistem pencegahan korupsi. Dialog dilakukan di kediaman dinas Wali Kota Surabaya, Sabtu (20/2/2016) malam.

Menurut Hasto, pencegahan korupsi memerlukan sistem, keteladanan kepemimpinan, disiplin, dan insentif bagi aparat pemerintah. “Kebijakan Ibu Risma seperti e-procurement, reformasi birokrasi, penetapan kinerja aparat pemerintah, dan restruktursisasi APBD, merupakan contoh kebijakan anti korupsi,” ujar Hasto, usai berdialog dengan Tri Rismaharini.

Dia juga menegaskan bahwa membangun sistem pencegahan korupsi jika dilakukan terus menerus disertai disiplin, dan keteladanan pemimpinnya akan menjadi kultur pemerintahan yang anti korupsi. “Sistem dan kultur inilah yang menjadi model bagi seluruh kepala daerah PDIP. Karena itulah dalam sekolah calon kepala daerah, Ibu Risma menjadi guru tetap sekolah tersebut,” papar Hasto.

Dia menambahkan, dialognya dengan Risma sangat relevan di tengah polemik terkait dengan perubahan UU KPK. Menurut Hasto, KPK harus melihat bekerjanya sistem dan kultur pemberantasan korupsi seperti di Kota Surabaya.

“Pencegahan korupsi inilah yang menjadi tugas terpenting KPK. Sebab KPK tidak bisa berdiri di menara gading pemberantasan korupsi. KPK harus mengedepankan kerjasama dengan seluruh aparat penegak hukum, dan seluruh institusi negara di dalam membangun sistem dan kultur pencegahan korupsi,” tegasnya.

Oleh karena itu, lanjut Hasto, perdebatan terkait dengan perubahan UU KPK seharusnya difokuskan pada bagaimana upaya meningkatkan efektivitas pemberantasan korupsi melalui cara-cara sistemik guna mencegah korupsi.

Sementara itu, Risma mengatakan dirinya selalu berkomunikasi dengan bawahannya dan membuka komunikasi langsung dengan membuka grup whatsapp sehingga mengetahui secara langsung apa yang dikerjakan. “Saya ada grup dengan para camat, lurah dan kepala dinas. Sehingga saya tahu kegiatan mereka,” ucap Risma. Pencegahan korupsi, sebut Risma, memang hal yang lebih penting dilakukan saat ini.

Mengakhiri dialog, Hasto menunjukkan buku yang ditulis oleh Yudi Latif berjudul “Mata Air Keteladanan” kepada Risma. Isi buku itu menceritakan kiprah Risma saat memimpin Kota Surabaya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Siti Mariyam Pimpin Kwarcab Surabaya 2026–2031, Bidik Bumi Perkemahan dan Ruang Kegiatan Pramuka

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Siti Mariyam resmi terpilih sebagai Ketua Kwartir Cabang ...
RUANG MERAH

Tantangan Menjaga Kedaulatan di Balik Gagasan Beras Satu Harga

Oleh Ony Setiawan* GAGASAN Perum Bulog untuk menerapkan kebijakan beras medium satu harga secara nasional memantik ...
LEGISLATIF

Andreas Eddy Pilih Reses Tanpa Sekat, Turun ke Kampung dan Dengarkan Warga

MALANG – Anggota DPR RI Komisi XI Andreas Eddy Susetyo memilih cara berbeda untuk menyerap aspirasi masyarakat. ...
SEMENTARA ITU...

Persiga U-17 Dituntut Tampil Maksimal di Piala Soeratin 2026, Doding: Harus Menang dan Lolos

TRENGGALEK – Persiga Trenggalek U-17 dituntut memaksimalkan status sebagai tuan rumah Piala Soeratin 2026 dengan ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Besuki Tingkatkan Kemenangan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Besuki resmi terbentuk. ...
LEGISLATIF

Andreas Dorong Masyarakat Melek Keuangan agar Tak Jadi Korban Penipuan Digital

MALANG – Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendorong masyarakat memperkuat literasi keuangan di tengah ...