Sabtu
26 September 2026 | 3 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Untuk Ini, Eri Prioritaskan Bonus Demografi Dalam Penyusunan RPJPD Kota Surabaya 2024-2045

pdip-jatim-240222-ec-banjir-3

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memprioritaskan bonus demografi atau kelompok usia produktif dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Surabaya tahun 2025-2045.

Menurut Eri, untuk menekan pengangguran di Kota Surabaya, jumlah penduduk dengan usia produktif atau angkatan kerja harus meningkatkan dan menggerakkan kemampuannya sehingga bisa mendapatkan pekerjaan.

“Jadi memaksimalkan investasi yang ada untuk pergerakan ekonomi dan untuk menyelesaikan bonus demografi. Karena itulah dalam RPJPD 2025-2045, bagaimana kita bisa memanfaatkan bonus demografi, itu yang terpenting,” kata Eri.

Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah melalui program 1 Keluarga Miskin (Gamis) 1 Sarjana. Selanjutnya, jumlah mahasiswa yang lulus dari perguruan tinggi itu akan dipetakan berdasarkan program studi (prodi).

Dengan demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dapat memperkirakan, serta memetakan proyeksi kebutuhan kota.

“Upaya komitmen salah satunya adalah 1 Keluarga Miskin 1 Sarjana. Ketika sudah sarjana, kita tahu sarjana jurusan apa? Maka kita bisa memperkirakan di 5 tahun ke depan, kegiatan apa yang terbesar sehingga kita arahkan kesana,” terangnya.

Oleh karena itu, untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Surabaya. Bahkan, IPM Kota Surabaya berada di angka 83,99 dengan kategori sangat tinggi menjadi modal untuk meraih hasil dari bonus demografi.

“Yang saya kuatkan adalah SDM, karena jika tidak menyelesaikan SDM maka semakin banyak orang yang masuk ke umur produktif tapi tidak memiliki kemampuan,” ujar dia.

Eri mengaku bahwa dalam merencanakan pembangunan selama dua puluh tahun ke depan bukanlah perkara yang mudah.

Potensi perkembangan industri di wilayah sekitar Surabaya harus mampu dimanfaatkan untuk dapat mendorong penguatan sektor perdagangan dan jasa di Kota Pahlawan agar perekonomian dapat tumbuh merata.

“Memaksimalkan investasi untuk pergerakan ekonomi dan menyelesaikan bonus demografi. Contoh di Margomulyo di belakangnya ada Kecamatan Asemrowo, Jalan Tambak Pring, berarti manfaatnya apa dari pergudangan? Maka harus bermanfaat untuk kampung sekitar. Sebetulnya Kampung Madani ini adalah pijakan untuk menuju kesana,” jelasnya. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Libatkan Gen Z dalam Refleksi Perobekan Bendera 2026

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan Generasi Z (Gen Z), mulai pelajar SMP hingga SMA, dalam ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Jatim Berduka, Renny: Kibarkan Bendera Partai Setengah Tiang untuk Guruh Soekarnoputra

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. ...
KABAR CABANG

Guruh Soekarnoputra Wafat, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Sampaikan Duka Cita 

MADIUN – Kabar duka menyelimuti keluarga besar PDI Perjuangan. Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra atau yang ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Berduka, Guruh Soekarnoputra Tinggalkan Jejak Politik dan Seni

SURABAYA – PDI Perjuangan Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, ...
KABAR CABANG

Atasi Kekeringan, PAC PDI Perjuangan Sendang Salurkan Bantuan Air Bersih

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Sendang, menyalurkan bantuan air bersih ...