Jumat
31 Juli 2026 | 10 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Pilkada 2024, PDI Perjuangan Surabaya Tunggu Arahan DPP

pdip-jatim-240318-sutar

SURABAYA – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono masih menunggu Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai soal Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2024.

Termasuk juga soal apakah kader Banteng yang sekarang menjabat Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dicalonkan kembali.

“Kita akan menunggu petunjuk teknis dari DPP soal Pilwali. Biasanya proses yang cukup berjenjang sebelum nanti diputuskan oleh DPP,” ujar Adi Sutarwijono di kantornya di Surabaya, Senin (18/3/2024).

Awi mengatakan, hingga saat ini DPC belum memunculkan nama calon Wali Kota Surabaya 2024. Sebab, PDI Perjuangan baru saja menyelesaikan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Sampai sekarang belum, itu adalah kewenangan DPP PDI Perjuangan. Hak mutlak, proses belum dimulai. Kita baru menyelesaikan Pemilu 2024,” jelas Awi, sapaan akrabnya.

Meski begitu, dia mengakui nama calon dari PDI Perjuangan yang saat ini banyak dibicarakan adalah Eri Cahyadi dan Armuji. “Saat ini masih pak Eri, Armuji, yang banyak dibicarakan,” sebut Awi.

Oleh karena itu, dia mengucapkan terima kasih kepada Eri dan Armuji atas kerja keras yang telah dilakukan. Di sisa waktu kepemimpinan mereka, keduanya saat ini tengah fokus menyelesaikan tugasnya di Pemerintahan Kota Surabaya.

“Kita semua berharap bahwa di sisa waktu, bisa memaksimalkan kerja-kerja untuk kesejahteraan masyarakat yang itu memberikan harapan yang lebih baik untuk Surabaya di tahun 2024,” harapnya.

Ditanya soal harapan Partai Golkar membentuk koalisi besar untuk mengusung Eri Cahyadi, Awi mengucap terima kasih. Sebab, hal itu merupakan bagian dari catatan positif atas kepemimpinan Eri-Armuji.

“Saya terima kasih Golkar memberikan apresiasi itu semua, bagian dari warga Surabaya yang kemudian memberikan rapor positif terhadap Mas Eri dan Pak Armuji,” ucap pria yang juga Ketua DPRD Surabaya itu.

Atas keinginan koalisi besar tersebut, Awi menyebut di PDI Perjuangan tidak ada istilah koalisi, yang ada adalah kerja sama. Bila Golkar ingin kerjasama mengusung Eri Cahyadi, maka harus menyamakan gagasan dan pikiran dengan tujuan membangun kota Surabaya yang lebih baik ke depannya.

“Kerjasama itu kan harus disamakan dulu pikirannya, gagasannya Surabaya ini ke depan, jangan sampai juga misalnya kerjasama itu hanya didasarkan oleh satu kekuasaan. Tapi kita harus arahkan betul untuk membangun Surabaya ini lebih baik. Kemudian mensejahterakan dan memajukan rakyat Surabaya,” pungkas dia. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Tantri Bararoh: Buzzer dan Serangan Pribadi di Medsos Jadi Ancaman Baru Demokrasi

Tantri Bararoh mengingatkan buzzer, hoaks, dan serangan pribadi di media sosial menjadi ancaman baru demokrasi ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Komitmen Kawal Kebijakan dan Anggaran untuk Keberlanjutan Kebun Raya Mangrove

DPRD Kota Surabaya berkomitmen mengawal kebijakan dan anggaran untuk pengembangan Kebun Raya Mangrove sebagai model ...
LEGISLATIF

Serap Aspirasi di Bangilan Tuban, Ony Setiawan Tampung Keluhan Petani hingga Gen Z

TUBAN–Reses masa persidangan III Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan di Dusun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Serap Aspirasi Warga Ngawi, Jalan Rusak hingga Kekeringan Jadi Sorotan

NGAWI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa, memanfaatkan masa reses untuk menyerap ...
KRONIK

Titik Impas Harga Tembakau 2026 Naik, Bupati Fauzi: Keberpihakan kepada Petani

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep resmi menetapkan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) musim panen 2026 ...
LEGISLATIF

DPC PDIP Kabupaten Kediri Kawal Aspirasi Pengemudi Ojol hingga Tingkat Pusat

KEDIRI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya mengawal aspirasi para pengemudi ojek online ...