Kamis
01 Oktober 2026 | 11 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Siti Atikoh: Ganjar-Mahfud Menang, Pemerintah Pusat Akan Perhatikan UMKM Secara Khusus

pdip-jatim-240129-tikoh-batu-1

KOTA BATU – Siti Atikoh Supriyanti menegaskan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD akan menaruh perhatian khusus terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menurut istri Ganjar Pranowo ini, perlu ada adanya pendamping terhadap para pelaku UMKM agar bisa mengembangkan bisnisnya.

Atikoh menyebut, pendampingan terhadap pelaku UMKM oleh pemerintah daerah selama ini sudah berjalan, tapi usaha itu belum membuahkan hasil yang siginifikan.

Oleh sebab itu, perlu ada yang ditingkatkan pemerintah pusat, khususnya ketika Ganjar-Mahfud menang di Pilpres 2024.

Baca juga: Malam Mingguan di Alun-alun Kota Batu, Atikoh Disambut Antusias Pelaku UMKM dan Warga

“Ya, selama ini tentu sudah banyak sekali sama pemerintah daerah juga, tetapi perlu juga di-improve terkait hal-hal seperti itu, sehingga benar-benar ada sinergitas mulai dari kabupaten, kota, provinsi, maupun pusat,” kata Atikoh, usai menyapa warga di Kota Batu, Sabtu (27/1/2024) malam.

Atikoh menjelaskan, pasangan Ganjar-Mahfud nantinya akan membantu menerbitkan legalitas bagi usaha pelaku UMKM dengan mudah.

“Terkait legalitas ini kan ada beberapa Surat Izin Berusaha (SIB), itu bisa dilakukan pendampingan. Pendampingan mulai dari proses itu mereka (membuat perizinan), kita akan memetakan juga ini apakah bisnisnya baru mulai, atau sudah mulai tapi mau naik kelas, karena pola pendampingannya pasti berbeda, atau mereka itu mau ekspor,” jelas dia.

Menurutnya, terdapat permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha UMKM, sehingga pola pendampingan yang dilakukan masing-masing akan berbeda.

“Kalau yang baru mulai berusaha tentu SIB-nya didampingi, tetapi kalau untuk yang skala ekspor itu legalitasnya. Kalau untuk makanan misalnya sertifikat halal, kalau untuk kerajinan itu pendampingan terkait juga nanti agar mereka itu benar-benar dari sisi dokumen itu bisa dilakukan juga pendampingan oleh pemerintah,” ujarnya.

Kata Atikoh, pola pendampingan berdasarkan wilayah dan ragam produk yang akan dipasarkan hingga bisa go international juga punya perbedaan, termasuk produk hasil usaha ekonomi kreatif.

“Tentu UMKM yang berkaitan dengan sektor ekonomi kreatif itu harus kita support, kemudian pendampingan juga terkait masalah mereka mau ekspor, karena ternyata potensinya luar biasa,” ujar Atikoh. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPR RI Kaji Kepastian Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

JAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) memunculkan persoalan baru di bidang hak kekayaan intelektual (HKI), ...
KRONIK

Kick Off Hari Santri 2026, Bupati Fauzi: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Menghargai Perjuangan para Pendahulu Kita

SUMENEP – Memperingati Hari Santri 2026, PCNU Sumenep resmi menggelar Kick Off Hari Santri 2026 di Aula Al-Ikhlas ...
KRONIK

Karhutla Gunung Botak Belum Padam Sepenuhnya, Wabup Ngawi Prioritaskan Permukiman Warga

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Botak, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, belum ...
KRONIK

Soroti Potensi Kenaikan Biaya Haji 2027, Ansari PDIP: Jangan Langsung Bebankan ke Rakyat

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta pemerintah tidak menjadikan kenaikan harga ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Pantau Penyaluran Air Bersih untuk Warga Balongpanggang Terdampak Kekeringan

GRESIK – Krisis air bersih mulai menghimpit 315 kepala keluarga (KK) di Desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang, ...
KRONIK

Resmi Beroperasi, Pasar Banyuwangi Padukan Konsep Modern-Heritage

BANYUWANGI – Pasar Banyuwangi yang selesai direvitalisasi oleh Kementerian PU mulai beroperasi pada Kamis ...