Kamis
16 April 2026 | 12 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Depan Relawan MGB Jatim, Mahfud Tegaskan Komitmennya Perjuangkan Nasib Guru dan Kesejahteraan Petani

PDIP-Jatim-Mahfud-MD-13012024

SURABAYA – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan nasib para guru dan petani hingga ke pelosok negeri. Menurutnya, guru adalah profesi yang sangat berjasa untuk negeri. Dari didikan merekalah terbentuk kader-kader bangsa yang hebat dan membangun Indonesia. Sayangnya kesejahteraan masih sulit didapatkan.

“Guru itu ya guru madrasah, guru di pesantren, guru-guru seperti itu melahirkan orang hebat seperti Pak As’ad dan Mbak Yenny, kemudian saya. Itu semua dididik oleh guru, tapi sekarang guru itu tidak ada yang mau memikirkan nasibnya,” ujar Mahfud dalam acara deklarasi Relawan Mahfud Guru Bangsa Jawa Timur di International Expo (JIE) Convention Exhibition Surabaya, Sabtu (14/1/2024).

Hal itulah yang akan Ganjar-Mahfud perjuangkan. Cawapres Ganjar Pranowo sekaligus Menko Polhukam itu menyebut bahwa persoalan tersebut telah masuk dalam 21 program unggulan mereka.

Mahfud juga menjelaskan, pihaknya sudah merinci jumlah anggaran negara yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh pengajar. Mulai dari guru madrasah hingga guru ngaji yang selama ini kurang mendapat perhatian pemerintah.

“Negara punya dana abadi untuk pengurusan pesantren dan lain-lain itu jumlahnya 138 triliun. Dari dana tinggal membuat kebijakannya,” tuturnya.

Bukan hanya guru, pihaknya juga fokus pada nasib para petani. Mahfud menyebut, keadaan petani saat ini sangat miris. Mereka yang menjadi penyokong ekonomi negara agraris justru banyak yang masuk ke kredit macet hingga sekira 678 milyar. Kondisi tersebut akan diperbaiki oleh Ganjar-Mahfud. Lewat program-program unggulannya, petani dapat lebih sejahtera.

“Para petani ga usah kredit sampai tidak mampu bayar. Insya Allah itu akan jadi program untuk dianggap lunas dengan kebijakan pemerintah,” tuturnya.

Hal tersebut, lanjut Mahfud, dapat terwujud dengan kebijakan-kebijakan yang tepat dan pemberantasan korupsi. “Uang negara ini itu banyak, kalau kita bisa menghapus korupsi. Separuh saja, sudah bisa memakmurkan petani, nelayan, dan lain-lain. Kita punya uang banyak, cukup asalkan tidak korupsi dan dikorupsi,” pungkasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...