Selasa
20 Oktober 2026 | 1 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ucapkan Selamat Natal dengan Berpantun, Mahfud MD: Salam Sat Set dan Tas Tes Untuk Indonesia Lebih Baik

pdip-jatim-231225-mmd

JAKARTA – Calon wakil presiden (cawapres) Mahfud MD berbagi pesan menjelang akhir tahun 2023. Selain harapan-harapan terbaik untuk Indonesia, Mahfud juga mengucapkan selamat Natal dengan menggunakan pantun.

Pesan dan ucapan selamat Natal tersebut dibagikannya melalui sebuah video singkat yang diunggah melalui akun Instagram pribadi @mohmahfudmd pada Minggu (24/12/2023).

Mahfud MD terlihat mengenakan kemeja putih dengan peci hitam dalam video tersebut.

“Kita berada di pengujung tahun 2023. Mari kita jadikan momentum ini untuk evaluasi diri. Senantiasa berusaha dan berdoa bersama kita menuju Indonesia yang lebih baik. Indonesia unggul,” katanya.

Sebelum mengakhiri video tersebut, Mahfud juga membagikan pantun. “Susu kental campur durian, warnanya putih enak dimakan. Selamat Natal saya ucapkan, berbagi kasih dan kedamaian,” ucapnya.

“Salam sat set dan tas tes, tuntas tegas, untuk Indonesia yang lebih baik,” tutupnya. (Baca juga: Sekjen PDI Perjuangan: Selamat Natal 2023, Perkuat Solidaritas, Toleransi dan Keberpihakan Pada Wong Cilik)

Sebagai informasi, Ganjar bersama Mahfud MD kompak berbaju putih dengan tulisan “sat-set” dan “tas-tes” saat menghadiri debat pertama Pilpres 2024, Selasa (12/12/2023) malam lalu.

Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto menjelaskan makna tulisan “Sat-Set” dan “Tas-tes”. Menurut Hasto, makna tulisan pada baju itu adalah Ganjar dan Mahfud ingin mengenalkan visi-misinya untuk menyelesaikan semuanya dengan solusi cepat dan tepat.

“Dari survei menunjukkan bahwa Pak Ganjar punya brand yang sangat kuat, punya image yang sangat kuat dan ini dibangun dari keberhasilan Pak Ganjar bahwa sat-set itu suatu solusi cepat, suatu solusi tepat,” kata Hasto di Gedung High End, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2023) malam.

Hasto mengatakan, solusi cepat dan tepat itu sudah disampaikan Ganjar Pranowo dalam debat capres pertama.

Sekjen PDI Perjuangan ini menyebut bahwa Ganjar mampu menyampaikan problematika masyarakat Indonesia dan solusi yang ditawarkan saat debat capres.

“Jadi sat-set, gaspol, blusukan dan tinggal di rumah rakyat itu artinya akselerasi agar masalah rakyat itu cepat ditanggapi oleh pemimpin nasionalnya,” ujar Hasto.

Ia lantas menjelaskan makna “tas-tes” pada baju yang dipakai Mahfud. Hasto mengatakan, kata tersebut melambangkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menurut Hasto, Mahfud dianggap sebagai pendekar penegak keadilan. “Sehingga keadilan dalam bentuk timbangan yang menjadi lambang Prof Mahfud, ini keadilan dalam ranah ekonomi, keadilan dapatkan akses pendidikan, yang mau masuk jadi aparatur negara, TNI/Polri, birokrasi, tidak ada lagi pungutan-pungutan liar, ini yang akan terus diperjuangkan, tas-tes, sehingga fokus pada persoalan,” katanya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

634 Titik Panas Terdeteksi di Jatim, Eddy Paripurna Desak Kesiapsiagaan Karhutla Diperkuat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eddy Paripurna, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Terima Kedatangan KPU, Koordinasi Hal SIPOL

TUBAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban terus memperkuat konsolidasi dan tata kelola kelembagaan ...
KRONIK

Amithya Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Komunitas Urban di Kota Malang

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong penerapan ekonomi hijau ...
KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...