Kamis
01 Oktober 2026 | 1 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Sosialisasikan UU Desa

Budiman S - Komarudin Watubun

Budiman S - Komarudin WatubunPDI Perjuangan menyosialisasikan UU nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang baru saja disahkan DPR, kemarin. Sosialisasi dalam acara Rembug Desa  bertema “Desa Hebat, Indonesia Hebat” yang diikuti ribuan kepala desa dan perangkatnya dari sejumlah provinsi di Indonesia itu digelar di Desa Mekarwangi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Budiman Sudjatmiko mengatakan, kepala dan masyarakat desa harus mengetahui UU Desa, yang di dalamnya ada aturan khusus soal dana bantuan yang anggarannya ditujukan untuk pembangunan dan peningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Nantinya tiap desa berhak mendapatkan dana yang rata-rata Rp 1,2 miliar per tahunnya,” jelas Budiman Sudjatmiko.

Mantan Wakil Pansus RUU Desa itu menambahkan, hadirnya UU Desa sebagai kritik dan jawaban, karena selama ini anggaran negara yang disusun pemerintah tidak pernah berpihak dengan kesejahteraan masyarakat desa. “Ke depan dengan adanya UU Desa ini jangan ada lagi warga desa yang luput dari tanggung jawab pemerintah,” kata dia.

Sementara, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Ketua DPP PDI Perjuangan Komaruddin Watubun, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan, desa adalah tumpuan pembangunan nasional.

Secara historis, kata Megawati, keberadaan desa yang beragam di Nusantara jadi fondasi berdirinya NKRI. Para pendiri negara mengakui bahwa sebelum ada negara Indonesia, sudah terdapat desa di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, dan wilayah lainnya.

Menurut Megawati, desa juga memiliki posisi strategis masa kini di dalam upaya menggapai kesejahteraan bangsa. Keberhasilan untuk mencapai cita-cita Indonesia merdeka, sangat ditentukan oleh kemampuan menjawab apakah rakyat di desa sudah sejahtera atau belum.

“Sejahteranya republik tak akan terlepas dari sejahteranya rakyat Indonesia di desa,” tegas Megawati.

Dalam kesempatan itu, Budiman menyapa kades dan masyarakat desa di sejumlah provinsi di Indonesia melalui teknologi komunikasi telekonferensi. Mereka adalah kepala dan masyarakat desa yang berasal dari Aceh, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Riau, Sulawesi, dan Papua. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Anas Karno: Disiplin ASN dan PPPK Harus Berlaku Sama, Jangan Tebang Pilih

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, menekankan standar kedisiplinan harus berlaku sama ...
KRONIK

Wabup Antok Takziah di Rumah Duka Korban Kapal Virgo, Sampaikan Belasungkawa

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko bertakziah ke rumah duka Doddy Soemarno, warga Desa Klitik, Kecamatan ...
KRONIK

Buka Akses Udara, Bupati Fauzi Siapkan Pembangunan Air Strip di Pulau Masalembu

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyiapkan pembangunan air strip di Pulau Masalembu untuk membuka ...
LEGISLATIF

Erma Susanti: Pengaturan Reses Harus Akomodasi Geografis Jatim, Tetap Efektif dan Akuntabel

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menilai pengaturan kegiatan reses yang mendapat hasil fasilitasi ...
KRONIK

Mengusung Konsep Baru, “Gandrung Sewu Banyuwangi” Dilaksanakan Malam Hari

BANYUWANGI – Gelaran tari kolosal Gandrung Sewu akan digelar dengan konsep baru pada 24 Oktober 2026. Untuk pertama ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta Pengawasan Stunting di Kota Batu Diperkuat, Jangan Berhenti Seremonial

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu Asmadi meminta pengawasan penanganan stunting diperkuat agar intervensi tidak ...