Senin
15 Juni 2026 | 3 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pembangunan Rampung, Mas Ipin Resmikan Jembatan Bhinneka Tunggal Ika

pdip-jatim-231108-jembatan-guyangan-1

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin meresmikan Jembatan Guyangan atau Jembatan Bhinneka Tunggal Ika, Rabu (8/11/2023).

Jembatan tersebut menghubungkan tiga desa di Kecamatan Tugu yaitu Gondang, Winong, dan Banaran.

Jembatan yang rampung pembangunannya tersebut memiliki bentang 45×5 meter. Jembatan yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 5 miliar tersebut dibangun tanpa menggunakan tiang penyangga tengah.

Nama Jembatan Bhinneka Tunggal Ika sendiri disematkan oleh KH. Sulaiman, pengasuh Pondok Pesantren Al Badar Desa Gondang.

“Ini termasuk proyek yang kemarin dibiayai investasinya oleh PT SMI. Jadi kita memang punya effort di sini untuk bisa mewujudkan jembatan ini,” jelas Mas Ipin, sapaannya.

Pembangunan jembatan sendiri sebenarnya telah diusulkan sejak lama. Tapi karena kondisi fiskal pemerintah daerah saat itu, akhirnya baru bisa rampung dibangun tahun ini.

Jembatan tersebut konstruksinya dibangun menggunakan beton precast. Sehingga menurut Mas Ipin spesifikasinya bukan main-main.

Sedangkan tanpa tiang penyangga tengah dimaksudkan meminimalisir resiko kerusakan jembatan akibat banjir.

Di samping jembatan, Mas Ipin sekaligus meresmikan fasilitas TPS 3R di Desa Banaran. Di kesempatan itu, Mas Ipin berharap kepada ibu-ibu yang disebutnya sebagai green angel, bisa mengolah sampah menjadi berkah.

“Ibu-ibu ini kreatif, tahu kalau di sini banyak pembudidaya ikan, maka nanti sampahnya dikelola dengan mekanisme maggot, jadi yang organik-organik mekanisme maggot,” terang politisi PDI Perjuangan tersebut.

“Nanti sebagian untuk pupuk, karena di sini juga basisnya pertanian, perkebunan, dan tadi di beberapa tempat sudah ada bank sampah yang digunakan untuk sampah-sampah yang bernilai jual sudah didayagunakan,” sambung Mas Ipin.

Kemudian ke depan sembari dikaji kembali untuk penanganan sampah yang tidak bisa diolah. Sehingga cita-cita Kabupaten Trenggalek di tahun 2030 atau 2045 benar-benar bisa menjadi kota dengan nol persen sampah dan polusi. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Sambut Megawati di Makam Bung Karno, Kader PDIP Kabupaten Blitar Tunjukkan Soliditas

Kekompakan kader PDI Perjuangan Kabupaten Blitar tampak saat menyambut kedatangan Megawati Soekarnoputri di Makam ...
HEADLINE

Istana Gebang Disiapkan Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Ramah Gen Z

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyiapkan Istana Gebang sebagai ruang edukasi kebangsaan yang ramah bagi Generasi Z. ...
KRONIK

Ke Blitar, Megawati Berziarah Penuh Haru Didampingi Putra, Cicit, dan Ratusan Kader PDI Perjuangan

BLITAR – Suasana khidmat menyelimuti Kompleks Makam Bung Karno, Kota Blitar, pada Minggu (14/6/2026) sore. Megawati ...
LEGISLATIF

Zulham Mubarrok Minta Audit Menyeluruh atas 32 Dapur MBG di Kabupaten Malang yang Disuspend BGN

Anggota DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarrok mendesak dugaan pelanggaran prosedur operasional 32 dapur MBG ...
KRONIK

Kedatangan Megawati di Blitar Disambut Meriah, Warga Titip Harapan Perbaikan Ekonomi

Kedatangan Megawati Soekarnoputri di Kota Blitar disambut meriah ratusan kader dan masyarakat. PAC PDI Perjuangan ...
KABAR CABANG

Mengenang Jejak Bung Karno di Bojonegoro Tahun 1957

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menggelar rangkaian kegiatan ...