Selasa
08 September 2026 | 12 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Kota Malang Soroti Kemiskinan dan Usulkan Gaji Honorer Naik Setara UMK

pdip-jatim-harvad-kota-malang3

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang Harvad Kurniawan minta persoalan kemiskinan, putus sekolah dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) menjadi prioritas serius bagi Pemkot Malang untuk segera ditangani.

Dalam agenda Rapat Paripurna DPRD Kota Malang berkaitan dengan pembahasan Rancangan KUA PPAS APBD 2024, Harvad menilai penanganan terpadu kemiskinan, anak putus sekolah, dan tingkat pengangguran harus didukung melalui angka-angka serta data pendukung yang valid.

“Sehingga pada tataran eksekusi dan penganggarannya akan tertuju dengan tepat yang berimbas bagi kesejahteraan masyarakat Kota Malang. Untuk itu dibutuhkan langkah konkret dan terukur berdasarkan basis outcome kebijakan,” ungkap Harvad Kurniawan di Kota Malang, Selasa (10/10/2023).

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi balita stunting di Kota Malang di tahun 2022 sebesar 18 persen. Jumlah ini mengalami penurunan dari tahun 2021 yang berada di angka 25,7 persen.

Namun, berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Malang, sebanyak 8,9 persen atau 3.048 anak di kota Malang berisiko mengalami stunting.

“Sehingga kami mendorong pengentasan stunting dilakukan secara holistic pada OPD yang berkaitan. Mulai dari melakukan dukungan penuh secara moril dan materil berkaitan dengan infrastruktur, SDM, pembiayaan, insentif, dan berbagai hal yang bisa dilakukan,” paparnya.

Disamping itu, Fraksi PDI Perjuangan mendukung usulan kenaikan gaji Tenaga Pendukung Oprasional Kegiatan (TPOK) di lingkungan Pemkot Malang sesuai dengan UMK sebesar Rp 3,2 juta per bulan.

Selama ini Pemkot Malang selalu mengimbau bahkan mewajibkan agar perusahaan di Kota Malang menggaji karyawan dengan standar UMK.

“Tapi, kenyataannya malahan gaji tenaga honorer di lingkungan Pemkot Malang sendiri justru masih berada di bawah UMK,” tegas Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang itu.

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika menambahkan keberadaan TPOK sangat penting di dalam mendukung pelaksaaan suatu program dan kegiatan yang dijalankan oleh Pemkot.

Sebab TPOK sebagai penggerak sektor pendukung operasional suatu kegiatan dan program yang telah ditetapkan oleh instansi.

Dia berharap melalui kenaikan gaji tenaga honorer Pemkot Malang sesuai standar UMK, bisa dijadikan contoh oleh perusahaan lainnya nanti. Made secara tegas mengusulkan gaji tenaga honorer Kota Malang naik sesuai UMK, yakni sebesar Rp3,2 juta.

“UMK Kota Malang sudah Rp3,2 juta, sehingga minimal disamakan dengan UMK itu, agar Pemkot Malang minimal bisa memberikan contoh pada perusahaan lain, supaya minimal membayar gaji sesuai standar UMK,” terangnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Anggaran KONI Belum Jelas, DPRD Kota Blitar Desak Wali Kota Segera Bertindak

BLITAR – DPRD Kota Blitar mendesak Wali Kota segera mencarikan solusi atas persoalan anggaran KONI Kota Blitar. ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Run Diikuti 1.700 Pelari, Dewi Dorong Jadi Sport Tourism Unggulan

Sebanyak 1.700 pelari mengikuti Kediri Run di SLG. Pemkab Kediri mendorong event tersebut berkembang menjadi daya ...
EKSEKUTIF

Bupati Sanusi Perketat Pengawasan MBG, Pengelola SPPG Wajib Lapor Real-Time

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi memperingatkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim: Tambahan Modal Jamkrida Harus Buka Akses Pembiayaan UMKM

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan tambahan penyertaan modal daerah sebesar Rp100 miliar ...
HEADLINE

Renny Desak Pemprov Jatim Siapkan Skenario Konkret Hadapi Multi-Bencana

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana meminta Pemprov Jatim memastikan ...
BERITA TERKINI

Puan Minta Penanganan Erupsi Anak Krakatau Terpadu, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah pusat dan daerah menangani dampak erupsi Gunung Anak ...