Selasa
25 Agustus 2026 | 5 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agus Wicaksono Gelar Workshop di Candipuro Lumajang

IMG-20231008-WA0016_copy_754x459

LUMAJANG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, H Agus Wicaksono SSos melaksanakan Workshop Toleransi dan Keberagaman di Desa Candipuro Kecamatan Candipuro, Minggu (8/10/2023).

Workshop kali ini dengan mengangkat tema Memperkuat Toleransi dan Keberagaman dalam Bingkai Persatuan Indonesia.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemuda di Kecamatan Candipuro. Hadir pula, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang Solikin SH dan Wakil Ketua Bidang Kehormatan Guruh Ismarianto.

Dalam penyampaiannya, Agus Wicaksono, mengatakan, bahwa sebagai warga negara Indonesia yang baik harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pasalnya, bangsa Indonesia terdiri dari beranekaragam suku, budaya, agama, ras, dan sebagainya.

“Di tengah perbedaan yang ada, mari kita tingkatkan lagi gotong royong untuk menjaga persatuan Indonesia. Jangan sampai, perbedaan yang ada justru menimbulkan perpecahan di lingkungan kita,” ujar Agus Yudha, sapaan akrabnya.

Terlebih, saat ini sudah memasuki tahun politik, yang mana akan berlangsung pesta demokrasi pada 14 Februari 2024. Agus Yudha berpesan supaya masyarakat berpolitik yang baik dan santun, tidak menjelek-jelekkan calon atau partai yang lain.

“Perbedaan pilihan politik pasti ada, tapi perbedaan ini jangan sampai menimbulkan perpecahan gotong royong yang telah terbangun selama ini. Berpolitiklah yang santun,” terangnya.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur itu menegaskan bahwa saat ini masih ada kelompok yang ingin merubah ideologi Pancasila menjadi Khilafah. Hal tersebut, dikuatkan dengan survey yang telah dilakukan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia.

Maka dari itu, kata Agus Yudha, momentum pemilu harus dilaksanakan dengan bijak, jangan sampai salah pemimpin. Pasalnya, memilih calon pemimpin dalam rangka menyelamatkan masa depan dan keberlangsungan bangsa Indonesia.

“Bukan hanya 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, tapi ini untuk keberlangsungan bangsa Indonesia kedepan. Bagaimana pelayanan kesehatan, pelayanan publiknya, pendidikannya dan lain sebagainya,” tegasnya. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Genjot Transformasi Digital, Pemkab Bangkalan Hadirkan Layanan PBB yang Mudah dan Cepat lewat MyTax

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus mendorong transformasi digital dalam penyelenggaraan ...
LEGISLATIF

Reses, Warga Kasiman Bojonegoro Sampaikan Ragam Aspirasi kepada Lasmiran

BOJONEGORO – Infrastruktur jalan, perbaikan saluran air, hingga penguatan modal usaha mikro, kecil, dan menengah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kecamatan Sendang Targetkan Penambahan Kursi DPRD Tulungagung Dapil 5

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KRONIK

Megawati Terharu Saksikan Visual Drone di Closing Ceremony Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Closing ceremony Final Soekarno Cup 2026 di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (24/8/2026), ...
KRONIK

Soekarno Cup Jaga Rumput GBT, Panggung Penutupan Ditempatkan di Jogging Track

Soekarno Cup 2026 menempatkan panggung penutupan di jogging track GBT untuk menjaga rumput tetap prima dan ...
LEGISLATIF

Reses, Erix Maulana Siap Fasilitasi Persoalan Hukum Warga

BOJONEGORO – Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PDI ...