Jumat
02 Oktober 2026 | 11 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Koalisi di Pilpres 2024, PDI Perjuangan dan PSI Sepakati Ini

pdip-jatim-231005-pm-kaesang-5

JAKARTA – Terkait kemungkinan koalisi di Pilpres 2024, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharabu mengatakan, PDIP dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) masih akan melakukan penjajakan lebih lanjut.

Puan juga menegaskan, pihaknya tidak akan memaksa agar Kaesang membawa PSI untuk mendukung Capres Ganjar Pranowo.

“Nggak saling menggoda kita, kita saling memahami. Nggak perlu digoda, Mas Kaesang sudah tahu harus melakukan apa yang terbaik,” tegas Puan, dalam keterangannya kepada wartawan usai bertemu dengan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di sebuah kafe di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2024).

Baca juga: Bertemu Kaesang Sambil Ngopi dan Nikmati Pisang Goreng, Puan: Kita Saling Membuka Diri

Dia mengatakan, PDI Perjuangan akan menghormati keputusan PSI. Sekalipun nantinya PSI tidak memiliki kesamaan dalam hal dukungan capres, Puan memastikan akan tetap menghormati keputusan PSI karena setiap partai memiliki strateginya masing-masing dalam memenangkan Pileg dan Pilpres.

“Apa yang akan diputuskan itu merupakan satu hal yang menjadi keputusan politik yang harus kita sama-sama hargai dan hormati. Namun kan ini belum ada keputusannya jadi saya nggak mau berandai-andai juga,” terangnya.

“Yang pasti yang kami bisa sepakati Insya Allah di hari ini adalah ya apapun yang akan kami lakukan walaupun berbeda pilihan, kita akan siap bertanding namun juga harus siap bersanding setelah pemilu yang akan datang untuk membangun Indonesia ke depan lebih baik dan lebih maju,” lanjut Puan.

Sementara itu, mengenai arah dukungan PSI di Pilpres usai pertemuannya dengan Puan, Kaesang menyebut kedua partai masih akan melakukan komunikasi lanjutan untuk menyamakan visi dan misi.

Kaesang lantas memuji kebijaksaan Puan yang disebutnya fair dalam hal penjajakan koalisi.

“Saya rasa Mba Puan fair-fair aja. Kalau mau dukung pasti kami disambut dengan tangan terbuka, tapi kalau nggak ya kita harus saling ini, nggak boleh kaya tadi saya bilang tidak boleh mencela, ataupun nanti kalau udah selesai pasca pemilu ya sudah kita gotong royong lagi, balik lagi karena semuanya balik lagi untuk negara,” urainya.

“Ya itu, ayo kita bangun negara sama-sama,” timpal Puan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Guntur Wahono Serap Keluhan Kades Blitar, Soroti Dampak Pemotongan Dana Desa 70 Persen

BLITAR – Persoalan fiskal menjadi salah satu keluhan utama yang disampaikan para kepala desa kepada Anggota Komisi ...
LEGISLATIF

Perda Pilkades Trenggalek Disahkan, Doding Rahmadi Ajak Warga Kawal Pelaksanaannya

TRENGGALEK – DPRD Kabupaten Trenggalek mengesahkan perubahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang ...
LEGISLATIF

PDI Perjuangan Soroti Ruang Fiskal Jember, Minta Anggaran Tak Berhenti di atas Kertas

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghitung ulang ruang ...
LEGISLATIF

DPR RI Kaji Kepastian Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

JAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) memunculkan persoalan baru di bidang hak kekayaan intelektual (HKI), ...
KRONIK

Kick Off Hari Santri 2026, Bupati Fauzi: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Menghargai Perjuangan para Pendahulu Kita

SUMENEP – Memperingati Hari Santri 2026, PCNU Sumenep resmi menggelar Kick Off Hari Santri 2026 di Aula Al-Ikhlas ...
KRONIK

Karhutla Gunung Botak Belum Padam Sepenuhnya, Wabup Ngawi Prioritaskan Permukiman Warga

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Botak, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, belum ...