Senin
17 Agustus 2026 | 9 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

71 Desain Batik Asli Banyuwangi Tampil di Indonesia Fashion Week 2017

pdip-jatim-sekar-jagat-banyuwangi

BANYUWANGI – Banyuwangi menampilkan desain busana batik karya perajin lokal, di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2017. Acara tersebut digelar di Jakarta Convention Center, mulai Sabtu (4/2/2017) kemarin.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, sebanyak 71 desain busana batik karya perajin lokal Banyuwangi bakal tampil menjadi bagian di ajang mode tersohor tersebut.

“Ini merupakan kali kedua batik khas daerah ujung timur Pulau Jawa ini tampil di IFW,” kata Anas, kemarin.

IFW, sebut Anas, bakal dioptimalkan untuk mengerek nama batik asal Banyuwangi. Menurutnya, bisa dikatakan IFW adalah panggung busana paling bergengsi di Indonesia.

“Jadi kesempatan ini akan kami manfaatkan untuk mengglobalkan kekayaan batik asal Banyuwangi. Sehingga publik luas makin kenal dan pada akhirnya mengoleksi batik karya perajin Banyuwangi,” jelas bupati dari PDI Perjuangan itu.

Melalui IFW, kata Anas, gerbang yang menghubungkan antara industri fashion nasional dengan perajin lokal Banyuwangi akan semakin terbuka lebar.

Pada even IFW tahun ini, Pemkab Banyuwangi menggandeng desainer asli Banyuwangi yang sukses mengembangkan bisnis fashion hingga ekspor ke berbagai negara, yakni Irma Lumiga.

Irma, sebut Anas, punya passion tinggi untuk memajukan industri kreatif berbasis batik di tanah kelahirannya. Dalam penampilan IFW ini, yang dilibatkan adalah 100 persen perajin atau UMKM lokal.

“Ada proses dialog, ada transformasi dari desainer nasional ke perajin lokal. Ke depan ini akan semakin memajukan desainer-desainer muda di Banyuwangi, sehingga karyanya kian bisa diterima di level nasional,” urainya.

Pelibatan desainer yang sudah mapan seperti Irma Lumiga, sebut Anas, adalah bagian dari upaya mengonsolidasikan seluruh potensi Banyuwangi yang terserak di berbagai daerah dan bidang/profesi.

Apalagi, tambah dia, dalam beberapa tahun terakhir, kian banyak warga Banyuwangi di berbagai kota di dalam dan luar negeri ikut turun tangan membantu pengembangan daerah, termasuk terlibat di ajang promosi wisata di Banyuwangi Festival yang digelar sejak 2012.

“Ibaratnya, kami bersama-sama mengumpulkan tulang-tulang berserakan, dipadukan semuanya menjadi satu tubuh yang kuat untuk membawa Banyuwangi ke depan semakin baik lagi. Pariwisata, termasuk di dalamnya ada fashion, menjadi alat yang efektif untuk konsolidasi tersebut,” ujar Anas. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

HUT ke-81 RI, Yudi Meira dan Syahrul Alim Ajak Warga Kota Blitar Perkuat Gotong Royong

HUT ke-81 RI, Yudi Meira dan Syahrul Alim mengajak warga Blitar memperkuat persatuan, gotong royong, dan kerja ...
KABAR CABANG

Keturunan Ki Ronggo Gelar Tasyakuran HUT RI di Makam Leluhur

BONDOWOSO – Tanggal 17 Agustus memiliki arti khusus bagi Kabupaten Bondowoso. Selain diperingati sebagai Hari ...
LEGISLATIF

Renny: Penurunan Kemiskinan Harus Jadi Pijakan Kebijakan, Bukan Sekadar Statistik

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana meminta capaian penurunan angka ...
KRONIK

Warga Pleret Upacara Detik-detik Proklamasi di Dam, Kibarkan Merah Putih Raksasa

KABUPATEN ​PASURUAN – Pemandangan berbeda terlihat dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia ...
SEMENTARA ITU...

Anton: Keterlibatan Warga dalam HUT Kemerdekaan Bentuk Nyata Cinta Indonesia

Anton Kusumo menilai keterlibatan warga dalam HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan bentuk nyata kecintaan kepada ...
KABAR CABANG

JJS HUT RI ke-81, PDI Perjuangan Pamekasan: Sehat Bersama, Kompak Bergotong Royong

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Pamekasan memperingati HUT ke-81 RI dengan menggelar jalan-jalan sehat (JJS) di Desa ...