Senin
28 September 2026 | 1 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

2 Lembaga Survei: Risma-Whisnu Menang Telak

pdip-jatim-didik-prasetiyono-survei-risma-whisnu

pdip-jatim-didik-prasetiyono-survei-risma-whisnuSURABAYA – Tim Risma-Whisnu optimistis, pasangan nomor urut dua kembali memenangi Pilkada Surabaya 2015. Optimisme itu terbangun setelah hasil survey terakhir November lalu menempatkan pasangan petahana unggul telak.

Survey SCG (Surabaya Consulting Group) menempatkan Risma Whisnu memperoleh 94% dan Rasiyo-Lucy 6%. Sementara Survey Indo Barometer menempatkan Risma-Whisnu 82,3% dan Rasiyo-Lucy 4,5% sementara 12,9% belum memutuskan pilihannya.

“Sehingga bisa dikatakan, potensi elektabilitas Indo Barometer Risma-Whisnu adalah 93.5% dan Rasiyo-Lucy 6,5%,” jelas Direktur Eksekutif SCG Consulting Didik Prasetiyono, di kantor Tim Pemenangan Risma-Whisnu, di Jalan Kapuas, Senin (7/12/2015).

Menurut Didik, hasil survey ini membangun optimisme Tim Risma-Whisnu. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pemilih Kota Surabaya kembali kepada Bu Risma dan Mas Whisnu,” ucapnya.

Pihaknya siap untuk membuka survey dan menyilakan untuk audit metodologi. “Baik SCG Consulting maupun Indo Barometer Jakarta siap untuk audit metodologi,” tegasnya.

Hal ini dia sampaikan, menyikapi hasil survey yang berbeda, yang menempatkan hasil persentase kemenangan Risma-Whisnu yang berbeda. Atau bahkan menempatkan pasangan Rasiyo-Lucy sebagai pemenang Pilkada Surabaya.

“Mari kita uji reliabilitas dan validitas survey saat coblosan tanggal 9 besok. Kami yakin karena metodologi ilmiah yang dipakai sudah terukur dan patut, juga dilakukan oleh dua lembaga survey yang berbeda,” terangnya.

Menurutnya, sangat berbahaya bila ada yang melacurkan hasil survey, atau dikenal sebagai ‘survey pesanan’. Sebab itu berpotensi merusak kredibilitas lembaga survey dan pimpinan lembaga survey tersebut

“SCG dan Indo Barometer siap untuk diaudit metodologi dan mempertanggungjawabkan hasil survey ini,” tambahnya.

Soal tingginya elektabilitas pasangan Risma-Whisnu, sebut Didik, ada beberapa faktor yang menentukan. Yakni tingginya kepuasan masyarakat atas pemerintahan incumbent, tingginya kepuasan masyarakat atas kemajuan infrastruktur jalan, taman, kesehatan dan sekolah.

“Persepsi kepuasan masyarakat atas kemajuan Kota Surabaya mencapai 96 persen. Hal ini yang membuat Risma dan Whisnu begitu digdaya di Pilkada Surabaya,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Luncurkan Bapenda Online 24 Jam, Permudah Layanan Pajak

BANYUWANGI – Mempermudah layanan administrasi perpajakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meluncurkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Tunjungan Romansa, Donasi Ilegal dan Eksploitasi Hewan Disorot

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan di kawasan Jalan Tunjungan atau Tunjungan ...
KRONIK

DPC Bojonegoro Berduka untuk Mas Guruh, Kirim Air Bersih ke 7 Desa Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Seluruh jajaran DPC PDI Perjuangan Bojonegoro berduka seiring berpulangnya, Guruh Irianto ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Desak Pemprov Perketat Perlindungan Data Warga untuk Cegah Pinjol Ilegal

SURABAYA – DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim memperkuat sistem pelindungan data pribadi ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono: Aspirasi Anak Muda Harus Berujung Kebijakan, Bukan Berhenti di Forum

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menegaskan, persoalan yang disampaikan ...
KOLOM

Guruh Soekarnoputera: Seniman Besar, Marhaenis, dan Pejuang Partai

Oleh: Hasto Kristiyanto* INDONESIA kembali berduka. Pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB, di Rumah Sakit ...