Webinar Ngopi Juni, Ini Kata Ganjar soal Seruan “Jogo Tonggo” saat Pandemi

SURABAYA – Setelah ‘rehat’ cukup lama sejak merebaknya pagebluk virus Corona (Covid-19), agenda rutin “Ngobrol Pintar” atau “Ngopi” kembali dilanjutkan, Minggu (21/6/2020).

Menyesuaikan dengan situasi pandemi yang belum mereda, Panitia Adhoc Ngopi menggunakan aplikasi Zoom Cloud Meeting di acara Ngopi Juni yang kali ini mengusung tema, “Soekarno Sang Ideolog Bangsa: Ideologi Pancasila Menatap Masa Depan Indonesia”.

Webinar yang juga terkait peringatan Bulan Bung Karno Juni 2020 ini, menghadirkan keynote speaker, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan pembahas Guru Besar Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Bandung, Prof Dr Muradi. Kedua pembicara tersebut didampingi host Aven Januar dari Forum Jokowi Jatim.

Baca juga:
=> “Ngopi Maret” Soroti Kepemimpinan Kaum Muda
=> “Ngopi”, Cara Relawan Jatim Kawal Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf

Ganjar Pranowo yang mengawali webinar Ngopi Juni mengatakan, bahwa pandemi Covid 19 saat ini justru membawa seluruh elemen bangsa Indonesia secara sadar dan paham melaksanakan segala amanat yang terurai dalam Pancasila. 

“Sebagai contoh, saya membuat seruan Jogo Tonggo,  menjaga tetangga,  siapa yang bertanggung jawab terhadap tetangga dan lingkungan sekitarnya di tengah pandemi ini?  Ya diri kita sendiri, ” tuturnya.

Gubernur yang juga kader PDI Perjuangan ini menjelaskan, Jogo Tonggo adalah implementasi dari sila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab. Bagaimana entitas terkecil pada lingkungan warga,  bisa saling memenuhi kebutuhan dan saling membantu dalam menjaga ketahanan ekonomi antar warga.

“Beras,  sembako dibeli dari tetangganya sendiri,  keperluan di luar sembako dibuat sendiri oleh warga dan dibeli oleh warga itu sendiri,  sehingga jogo tonggo bisa menjadi wujud ketahanan pangan dan ekonomi di era pandemi Covid 19 ini” urainya.

Sementara itu, Prof Muradi memaparkan bahwa segala ancaman dan tantangan Pancasila di masa depan Indonesia bergantung pada sosok leadership atau sosok pemimpin lokal yang mampu menjawab dengan kebijakan strategis yang berdampak baik bagi warga yang dipimpinnya.

“Pancasila sebagai falsafah bangsa,  memiliki tujuan untuk membangun kebaikan dan ikatan kebersamaan sebagai warga bangsa untuk menjawab segala persoalan apapun yang dihadapi. Dalam hal ini sosok kepemimpinan seperti Bung Ganjar Pranowo menjadi jawaban bagi bangsa Indonesia, ” jelas Muradi.

Webinar Ngobrol Pintar Juni 2020 diikuti 55 orang melalui Aplikasi Zoom dan 137 orang melalui live fanspage Facebook Bung Aven. Ngopi Juni disupport beberapa elemen masyarakat, seperti Forum Jokowi Jatim,  Alumni SMA Surabaya Bersatu (ASSB), Ksatria Airlangga,  dosen dari berbagai kampus di antaranya Unimor,  Unair,  Unsoed,  Univ Hang Tuah Surabaya dan lainnya.

“Kegiatan Ngopi ini bertujuan membangun komunitas dari seluruh elemen atau organisasi kemasyarakatan dalam membedah seluruh persoalan kebangsaan kekinian dan bisa menjadi problem solver bagi masalah yang mengemuka, ” ungkap Yayan, koordinator Alumni SMA Surabaya Bersatu (ASSB) yang juga salah satu inisiator Ngopi.

Sedang Ketua Panitia Adhoc Ngopi Edward Dewaruci, menambahkan bahwa berbagai format pertemuan akan diujicobakan oleh panitia adhoc Ngopi kedepan. Menurutnya,  agenda rutin Ngopi secara bulanan bisa berdampak positif untuk meminimalisir segala perbedaan yang mengemuka antar elemen masyarakat.

“Ngobrol Pintar ini juga terinspirasi dari ide-ide Bung Karno yakni musyawarah dalam menghadapi segala persoalan. Ini intisari dari webinar Bulan Bung Karno ini,” terang mantan komisioner KPU Kota Surabaya ini.

Aven Januar selaku Host kegiatan menambahkan bahwa rekaman webinar ini akan diupload ke Youtube dengan channel Forum Jokowi TV.

“Bagi elemen masyarakat yang belum terlibat dalam webinar ini masih bisa mengikuti jalannya kegiatan melalui youtube, ” ujar Koordinator Forum Jokowi Jatim ini.  (goek)