Kamis
08 Oktober 2026 | 4 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sebut Covid-19 Musuh Bersama, Puan Serukan Solidaritas Internasional

pdip-jatim-puan-210420

JAKARTA – Ketua DPR RI Dr (HC) Puan Maharani menyerukan kerja sama internasional dalam menangani pandemi virus Corona (Covid-19). Seruan ini khususnya dia tujukan kepada para anggota parlemen dunia

“Kita para wakil rakyat mendapat panggilan kemanusiaan untuk membantu rakyat kita, dengan menghadirkan solusi yang nyata dalam menangani pandemi Covid-19 beserta dampak sosial ekonominya,” kata Puan dalam pidato berbahasa Inggris.

Pidato itu dia sampaikan dalam pembukaan diskusi panel bertajuk Internasional Cooperation To Defeat Covid-19 yang diselenggarakan secara virtual oleh Badan Kerjasama Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Selasa (21/4/2020).

Diskusi panel yang diikuti seluruh parlemen dunia anggota Komite Kerjasama Antar-parlemen ini menghadirkan para pembicara kunci. Di antaranya Sekretaris Eksekutif Komisi Ekonomi dan Sosial PBB Untuk Asia Pasifik (UN ESCAP) Prof Dr Armida Alisjahbana, dan Perwakilan WHO Indonesia Dr. Navaratnasamy Paranietharan.

Peserta diskusi panel juga mendengarkan pengalaman Korea Selatan dalam menangani pandemi virus Corona yang disampaikan Kim Jin Pyo, Kepala Komite Khusus Coronavirus Majelis Nasional Korea Selatan .

Puan menyatakan, panggilan kemanusiaan bangsa-bangsa dalam melawan Covid-19 bisa dimulai dengan mengaktifkan semangat kekeluargaan bangsa-bangsa seperti semangat yang diutarakan 75 tahun lalu oleh Presiden pertama RI Soekarno.

Menurut Puan, dunia memang sedang menjalani physical distancing, tapi jangan sampai terjadi nations distancing atau antar bangsa menjaga jarak. “Justru yang dibutuhkan dunia saat ini adalah nations uniting atau bangsa-bangsa bersatu untuk melawan musuh bersama kita yaitu Covid-19,” tegas cucu Bung Karno ini.

Puan menegaskan kembali pernyataannya ketika berbicara di depan Grup Kerjasama Bilateral Dengan Parlemen Negara Sahabat di Jakarta Februari lalu. Intinya, Covid-19 bukanlah persoalan atau tanggungjawab satu atau dua negara melainkan persoalan yang perlu diselesaikan bersama-sama oleh semua masyarakat dunia.

“Dan hari ini kita melihat bahwa lebih dari 200 negara sedang berjuang melawan pandemi Covid-19. Semua negara menghadapi situasi sulit baik dari sisi keselamatan dan kesehatan manusia, dampak perekonomian, dampak sosial, dan juga kesejahteraan masyarakat,” papar Puan.

Karena itu, dia berharap diskusi panel yang diselenggarkan BKSAP DPR ini dapat menjadi salah satu akselerator terjadinya gotong royong dunia, termasuk gotong royong parlemen-parlemen dunia dalam melawan Covid-19.

“Mari kita bertukar informasi, data, pengalaman, dan praktik terbaik untuk menghadirkan solusi nyata dalam menyelamatkan rakyat dunia dari virus Corona,” pungkas legislator yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...
SEMENTARA ITU...

Hadiri Peringatan HUT Ke-81 TNI di Lumajang, Agus Wicaksono Sampaikan TNI Kuat Bersama Rakyat

LUMAJANG – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara ...
LEGISLATIF

29 Ribu Rutilahu Mengantre, Eri Irawan Minta Verifikasi Lapangan Diperketat

SURABAYA – Sekitar 29 ribu usulan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) masih mengantre untuk mendapatkan penanganan di ...
KRONIK

Belum Tunjukkan Tahapan Konkret, DPRD Jember Pertanyaan Proyek PLTSa Pakusari

JEMBER – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di tempat pembuangan akhir (TPA) Pakusari, ...
MILANGKORI

Doding Rahmadi: Pendidikan Agama Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah ...
LEGISLATIF

Novita Minta Calon Dewas RRI Perhatikan Nasib Kontributor, Honorer, dan PPPK

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta calon Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik ...